02 June, 2005

Aktif dan sibuk tak selalu baik loh...

Duh…akhir-akhir ini kegiatan saya lumayan padat , kayak apaan aja! Pegawai negeri bukan, karyawan bukan, pejabat juga bukan, tapi lagaknya dah kayak one of busy women in this life. Tapi akhirnya ngambil keputusan cuma beberapa yg bisa dijalanin, rapat dimana-mana, bikin desain stiker dan pembatas buku (ada order kecil-kecilan nih…,hehe..), persiapan ujian akhir semester, persiapan KKN profesi (ngurus berkasnya itu loh..bikin puyeng, bolak balik ke bank-bank syariah yang masih bisa menempatkan saya,hiks..hiks..), lagi sibuk juga jadi scriptwriter film indie, merampungkan tulisan-tulisan yang belum kelar, bikin konsep acara bedah buku dan dialog kepenulisan yang bakal diadakan pertengahan bulan ini, ngisi materi tiap minggu, dan yang paling dibutuhin itu ikut tarbiyah tiap minggunya bareng teman-teman dekat saya. Minggu lalu seharusnya pergi ke ta’lim dan acara silaturahim kader PKS (saya ikut sekolah politiknya), tapi kondisi tubuh nggak bisa diajak kompromi, terlalu capek!. Biasanya kalau jadwal lagi padat begini suka telat makan, bahkan suka lupa. Alhamdulillah sih nggak pernah kena penyakit berat kayak maag, typhus, atau hepatitis yang biasanya banyak melanda mahasiswa sibuk. Paling parah penyakit yang saya idap itu mencret-mencret (duh! Jadi malu../(^_^)\) ini karena perut saya memang sensitive makanya nggak boleh makan sembarangan, kadang juga kalu capek sekali suhu tubuh saya untuk beberapa hari naik.

Kadang berpikir juga, am I a workaholic person? honestly if I never do something on a day, I felt so guilty with my life cos wasting time and just doing lil bit thing or maybe without doing anything. Saya orang yang cenderung cepat bosan, meskipun ada beberapa waktu saya lebih suka menyepi dan menyendiri di kamar (ini salah satu ruang yang paling sering memberi saya inspirasi). Is it normally? Tapi gara-gara itu semua saya ngerasa puas dengan hidup, ngerasa nggak stagnan aja.

Saya pernah baca tulisan yg ngebahas ringkas bukunya Type A Behaviour and Your Heart nya Dr.Meyer Friedman seorang pakar psikolog, kayaknya saya masuk ke manusia Tipe A deh! Beberapa ciri-ciri yang dipaparkan mirip sama apa yang biasa saya lakukan. Katanya pribadi yg kayak gini mengidap action-emotion complex, cenderung mirip2 “penyakit” terburu-buru.

Ini nih ciri-cirinya :
Satu, tajam ‘n agresif.Biasanya orang kayak gini nggak tahan mendengarkan pembicaraan yg bertele-tele dari lawan bicaranya, mungkin lebih tepat cenderung nggak bisa jadi pendengar yg baik ‘n cepat memotong pembicaraan orang lain.

Dua, polyphasic.
Orang tipe kayak gini nggak puas kalau dalam satu waktu cuma menyelesaikan satu pekerjaan. Ada rasa bersalah kalau nggak mengerjakan apa-apa.

Tiga, efisien
Orang tipologi ini percaya klo keberhasilan harus dicapai dengan bekerja cepat. Nggak ada waktu sedikitpun terlewat untuk mengerjakan sesuatu.

Empat, be number ONEBiasanya pribadi seperti ini nggak puas kalau cuma jadi orang biasa (loh…memangnya superman atau wonder woman,hehe…). Katanya orang kayak gini cenderung ingin menjadi bintang di lingkungannya, juga cenderung nggak menghargai proses, katanya lebih ke output oriented. Hii….serem bgt!

Lima, menyerang orang lain. Ini nih ciri terakhir, orang yang pribadinya seperti ini nggak segan-segan suka menyinggung perasaan orang lain. Biasanya ini karena manifestasi cirinya yang lain kayak tadi yang suka bersaing, nggak sabar ‘n menganggap orang lain lamban. Ktanya klo dia punya selera humor, nih orang cenderung ketawa kalau menertawakan orang lain. Jahat banget yah!

Bagian ini yang paling menakutkan ketika saya membacanya, dari buku itu dibilang manusia tipe seperti gini cenderung kena penyakit jantung (wah…penyakitnya orang kaya donk!), cenderung membuat diri sendiri stress efeknya yah bisa bikin kepala pusing kalau sudah dalam kondisi kronis bisa menyebabkan migrain yang berlebihan, sakit pinggang ‘n nyeri artistis, ini dikarenakan penurunan hormon endorphin (hormone pada tubuh yang menyebabkan rasa nyaman). Hormon ini ibaratnya pembunuh rasa nyeri yang sangat ampuh. Serem bgt yah!
Dampak stress terhadap kesehatan bisa beragam. Hormon kortison yang dilepas kelenjar adrenalin dapat meningkat secara kronis. Kortison ini dapat menghancurkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Secara dramatis kortison juga menyebabkan daya tolak lambungnya sendiri sehingga menyebabkan perut kembung atau menderita tukak usus dua belas jari., truz katanya orang yang bertipe ini nggak cocok untuk dapat problem baru, so musti ada orang yang fleksibel yang bisa menghayati (kayak lagu ajah!) ‘n memahami secara komprehensif masalah yang sebenarnya dihadapi.

Truz solusinya katanya ada 4 yang bisa mengurangi kadarnya dan insyaALLAH bisa juga mengubah tipe orang begini :

Satu, sabarKegiatan yang bisa dilakukan untuk melatih kesabaran salah satunya adalah membaca buku. Semakin tebal buku yang dibaca, semakin sabar nih (hehe…). Makanya wajib punya perpustakaan sendiri. Efeknya kan bagus, selain melatih kesabaran kita juga jadi cerdas karena banyak membaca.

Dua, bagi-bagi tugas. Kalau tipe ini jadi pemimpin harus belajar bagaimana mendelegasikan tugas. Nah! Inilah fungsinya berorganisasi, belajar untuk memahami orang lain, bertanggung jawab ‘n juga bagi-bagi tugas.

Tiga, sadari perbedaan. Tipe ini tadi dikatakan cenderung be number one,tajam dan agresif , karena keinginannya seperti ini hal ini membuat orang tipe begini cenderung perfeksionis. Kalau orang tipologi ini jadi ketua organisasi atau kepanitiaan yang perlu diperhatikan jangan suka membentak-bentak atau marah-marah sama anggotanya gara-gara dimatanya mereka lamban. Orang tipologi ini harus nyadar kalau dia itu maniak kerja dan bawahannya belum tentu.

Empat, focus. Yang paling berat dilakukan orang tipe A ini adalah focus dengan satu kegiatan, karena orang seperti ini cenderung cepat bosan. Makanya harus diusahakan, kalau lagi rapat sebaiknya jangan sambil mengerjakan tugas kuliah, atau sebaliknya kalau lagi kuliah di kelas sebaiknya jangan keluar masuk kelas, nggak sabaran gitu. Yang ini beberapa semester akhir sudah berhasil saya lakukan, meskipun tulang belakang saya nggak nyaman jika harus duduk selama sekitar dua jam di kelas. Istilah kata “berikan tiap tempat akan haknya”.

Saya yakin teman-teman bloger mania sudah bisa menilai diri sendiri apakah termasuk manusia Tipe A ini atau tidak. Walaupun manusia Tipe A ini kelihatan hebat, heboh, aktif, sibuk, dan juga agresif, tapi nggak selalu lebih selamat dari tipe-tipe yang lain ‘n juga nggak selalu lebih baik. So, seperti lirik lagu dangdut yang terkenal “yang sedang-sedang saja” (bukan berarti saya suka dangdut loh,hehe…). Artinya yang pas adalah yang paling tahu diri dan pertengahan.

(dari berbagai sumber, LUPA niiy..,cm prnh nyatet aja in my diary)

No comments:

Post a Comment

jika mampir dan sempat membaca, silahkan sejenak berkomentar...terima kasih ^_^