26 May, 2006

../(^_^)\..???

Photobucket - Video and Image Hosting
what a funny life!!!
everyone live and try to understand
their own life with their own way

should i???
such a bullshit words!

23 May, 2006

t.h.a.n.k.s

its only
one words..
six alphabets..
which always,
i dedicate
to you
for your kindness, so sweet and tenderly
for your smile, warm and pleased
and..
for giving me the best day of my life

(17052006)

16 May, 2006

homesick

Photobucket - Video and Image Hosting
bahkan seorang pengembara pun
pada akhirnya akan rindu pulang

sama halnya saya seorang perantau
yang sudah cukup lama menahan rindu,
berangan kembali berkumpul dengan
kenangan, sahabat, dan keluarga

i wanna go home and hugs my fam

My repeatable wish

Tuhanku..
Meski hamba hanyalah seorang manusia yang maksum
Mohon tetapkanlah hamba dalam
Kesabaran Ibrahim
Kekuatan Musa
Serta keteguhan Rasulullah
Amin..

xxx

Photobucket - Video and Image Hosting
Manusia itu terkadang tak pernah sepenuhnya
tahu apa yang diinginkan, mungkin karena selalu
ada kesombongan dan selalu ingin dalam kebahagiaan.
Terkadang juga tak pernah jelas paham apa yang
dituju. Terkadang juga menjalani hidup hanya karena
memang harus dijalani. Ada yang berprinsip
-biarkan hidup mengalir begitu saja-,
ya! Seperti halnya air yang selalu mengikuti arus,
mengikuti kenyataan katanya. Ada juga yang berprinsip
-kejar dan perjuangkan apa yang ingin dicapai-,
meskipun sulit dan seakan-akan hanyalah mimpi
juga terkadang menimbulkan kesan ambisius.

Kita lahir dengan kesendirian dan keterasingan
yang kita miliki, dan tak jarang merasakan kesepian.
Pun akhirnya kita akan kembali menghadap-Nya
dengan kesendirian, keterasingan dan kesepian itu.
Sebab kita hanyalah seorang pejalan..
yang terus menerus meninggalkan jejak kenapa,
mengikuti petunjuk bagaimana,
untuk menuju ke sesuatu yang bernama apa.

Kita hanyalah seorang pengembara..
yang terus mencari, mencari,
dan mencari sesuatu yang sebaiknya kita cari
dan kita temukan. Dunia dipenuhi cari-mencari,
mencari yang ada, padahal inti mencari adalah
yang tiada.

15 May, 2006

sabar dan ikhlas? Mampukah?

..orang yang kuat itu bukan orang yang menang dalam pertarungan,
tetapi orang yang mampu mengendalikan amarahnya..

Seseorang tidak akan merasa tentram
kecuali setelah dia diuji, Allah telah
menguji Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad.
Ketika mereka bersabar, Allah menentramkan mereka.
Ujian yang mereka alami sangat berat hingga
tak seorang pun menyangka bahwa mereka
dapat terlepas dari ujian tersebut.
Semoga kita selalu menjadi hamba-Nya
yang sabar dan pandai bersyukur.

fiuuhh!!! alhamdulillah..akhirnya, satu urusan
sudah selesai dan diatasi, meski sempat tak
lepas dari keluh kesah dan menahan amarah.
sulitnya belajar sabar dan ikhlas

13 May, 2006

im afraid of the dark

Photobucket - Video and Image Hosting
in a space

feels..

disturbed

insecure

retarded

even,
destroyed

and..
leave me live in confussion

also..
remind me bad times of my life

is there someone could give me the lights?
Or.. be with me till PLN turns on the lights.

(what a pitty!!! pemadaman bergilir yang menyebalkan!)

03 May, 2006

crash..

Photobucket - Video and Image Hosting
kadang saya tidak habis pikir dengan
orang-orang yang pemikirannya terkadang
masih picik dan sempit. hal ini juga mungkin
sering terjadi pada diri kita.
juga saya sendiri, yang terkadang lebih
cepat menilai sesuatu.

kemarin, tepatnya di hari pendidikan nasional
saya kembali menuai kecewa, jelas hal ini
tidak saja dialami oleh saya ataupun teman-teman
yang sama-sama mengenyam pendidikan di universitas.
mulai dari level TK, SD, SMP, atau SMU
yang namanya pendidikan di Indonesia sangat
memalukan! sulit untuk diakui dan dibanggakan.
pendidikan yang semakin lama semakin jelas hanya
milik orang-orang berada, tapi tak jarang tak punya
adab. ah..kenapa saya jadi terkesan mencaci maki begini

the fact! hari ini saya sangat sangat jengkel dengan
dosen pembimbing saya. pembimbing 2 yang sepertinya
terobsesi menjadi pembimbing 1 (asumsi saya).
saya datang ke rumahnya untuk mengambil proposal
yang saya serahkan seminggu yang lalu. sekedar info
8 bulan saya mengabaikan kerja skripsi, cuma gara-gara
dosen sialan itu! (boleh kan marah?). september tahun
lalu saya mengajukan proposal, unfortunately! dia gak
suka judul yg diajukan, padahal pembimbing 1 dah acc.
tapi dia terkesan mengancam dan mengeluarkan argumen yg
menurut saya gak masuk akal. mengancam saya di ujian
skripsi, dan yang saya tahu dia sudah dikenal sebagai
"dosen brengsek" dia bilang cari judul yang gampang saja,
lagipula pembimbing 1-mu kan Nasrani, mana mungkin dia
paham akuntansi syariah.
(hari gini bawa perbedaan agama untuk mengembangkan IPTEK???)

God pliiizzz!!! statement-nya nyebelin, untuk ukuran
seorang dosen seharusnya dia berpikir dan bersyukur
dong masih ada mahasiswanya mau repot-repot membuat
skripsi dan siap menanggung resiko (bukannya mau
narsis!). lagipula, kalau dipikir-pikir biasa aja kok
yang mau saya bahas. sebenarnya dia gak berhak berkata
dan bersikap seperti itu.
(dosen gitu loh! kita masih di Indonesia bung! feodal abiizzz..)

alhasil 6 bulan kemudian, saya kembali menawarkan
proposalbaru yang gak ada kaitannya lagi dengan
akuntansi or ekonomi syariah, tapi tentang akuntansi
keperilakuan (seperti psikologi akuntansi). tapi,
lagi-lagi dengan sok tahunya dia (si pembimbing 2)
bilang :
"kamu itu keras kepala yah! kan sudah saya bilang
kalau mau menulis nda usah yang susah-susah, nanti
kalau sudah S-2 atau S-3 saja. sekarang nda usah
sombong..nda usah mempersulit diri,dan bla..bla..bla.."
(pokoknya lama dan ngomong ngalor ngidul yang gak jelas).

setelah dipikir-pikir, kayaknya nanti akan ada
pertentangan sengit antara pembimbing 1 dengan
pembimbing 2 deh. dan lagi-lagi mahasiswa yang
dikorbankan. ah..susah memang kalau Indonesia
masih punya orang seperti ini (kayak si pembimbing 2).
kapan mau maju, kalau pemikiran dan sikapnya
seperti itu.pendidikan kan investasi terbesar
untuk mengubah manusia menjadi manusia sesungguhnya,
yang berilmu, beradab dan bermanfaat bagi sesama.

lagi-lagi kamu mengkhayal sultra.., ini Indonesia
shit!!!

02 May, 2006

untuk pramoedya ananta toer

Photobucket - Video and Image Hosting
Kita tidak pernah tahu kapan kita akan kembali
Tapi setidaknya kita tahu apa yang akan kita bawa
Sepenggal perjalanan hidup yang sangat berarti
Walau pantas mendapatkan lebih dari itu...

Kita tidak pernah tahu kapan kita akan kembali
Walau kita berusaha mengerti bahwa semua yang datang
Pasti akan akan kembali kepadaNya
Karena apapun yang kita sisakan didunia
Akan sangat berarti bila kita bisa mengerti dan
Menerimanya dengan tabah,….
(taken from : milis bibliophile_GPU)

Selamat Jalan Pram….
Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun...

Perjalananmu boleh berakhir tapi pemikiranmu tidak akan pernah berakhir

ps : untuk ocha, sudah baca bukunya yg "saya terbakar amarah sendiri" gak?
kapan kita diskusi lg fren?

30 April, 2006

SANDARAN HATI

Photobucket - Video and Image Hosting
Yakinkah ku berdiri
Di hampa tanpa tepi
Bolehkah aku mendengar-Mu
Terkubur dalam emosi, tanpa bisa bersembunyi
Aku dan nafasku merindukan-Mu

Terpuruk ku disini, teraniaya sepi
Dan ku tahu pasti, Kau menemani
Dalam hidupku, kesendirianku

Teringat ku teringat
Pada janji-Mu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri
Kulakukan sepenuh hati

Peduli ku peduli
Siang dan malam yang berganti
Sedihku ini tak ada arti
Jika Kaulah sandaran hati..Kaulah sandaran hati..

Inikah yang Kau mau
Benarkah ini jalan-Mu
Hanyalah Engkau, yang kutuju

Pegang erat tanganku
Iringi langkah kakiku
Aku hilang arah tanpa hadir-Mu
Dalam gelapnya malam hariku


(nice song by letto)

lagu yg bener-bener kontemplatif /(^_^)\,
meski tiap orang punya interpretasi yang berbeda tentang "sandaran hati",
setidaknya kita masih punya sesuatu yang patut memotivasi 'n bisa ngingetin diri untuk slalu bersyukur.
ciayooo... carpe diem! seize the day!

27 March, 2006

passion

hidup ini perjuangan
karenanya butuh banyak keberanian, kesabaran, dan keyakinan
untuk mewujudkan harapan

masalah gagal atau sukses
itu masalah nanti

yang terpenting, aku perlu mencoba
mengejar impian itu
hidup tanpa mimpi, bukan hidup namanya

enyahlah rasa takut
hasil itu hanyalah salah satu konsekuensi ketidakpastian

monolog seorang perempuan

orang (meski tidak semua) selalu berusaha yakin dengan kata hatinya. hampir seluruh aktivitas yang kita lakukan, manusia mau tidak mau dan sadar atau tidak sadar melibatkan kata hatinya. memang terkesan subjektif, karena apa yang dirasakan oleh diri sendiri belum tentu sama ketika terjadi pada orang lain. dan boleh jadi itu tidak benar karena diri yang cenderung konservatif.

melibatkan hati atau perasaan biasanya hal yang lumrah pada perempuan, entah itu ditinjau dari perspektif psikologis (sains) maupun agama. perempuan cenderung kurang dapat berpikir rasional, katanya. tapi bukankah setiap manusia (dan tidak hanya perempuan) diciptakan dengan unsur yang sama?akal, ruh (jiwa) dan nafsu. parahnya meski secara pribadi saya menolak kalau perempuan cenderung kurang bisa rasional, akhirnya hal itu terbantahkan juga oleh diri sendiri. tanpa perlu pengujian empiris ataupun eksperimen, toh saya sendiri sadar mungkin memang perempuan seperti itu. saperti yang terjadi pada saya dan beberapa teman yang akhir-akhir ini sering sharing mengenai hal yang sama.

ah...kalau sudah bermain di wilayah perasaan rasanya malas untuk membahasnya, hanya perlu monolog. belum waktunya mengungkap semua hal pada seseorang, yang ada sering muncul ketakutan, perasaan bersalah, pikiran macam-macam, hal-hal yang tak mendasar lainnya (kalaupun ada landasannya, mungkin skali lagi akan kurang rasional dan tidak dapat diterima), dan kesalahpahaman karena benturan komunikasi.

meski hanya seorang perempuan, rasanya memang perlu sesekali berpikir rasional dan realistis. seperti akhir-akhir ini, ketenangan menjadi asupan sehari-hari saya. meski terkadang masih muncul kecemasan (ayolah! kita kan manusia, bukan robot), kadarnya tak seberapa dan masih dapat diatasi.

namanya juga jiwa, kadang mengalami beberapa guncangan. dan salah satu kelebihan seorang perempuan yang berpredikat "makhluk halus" adalah kuat untuk mengendalikan dan mengatasinya. survei telah membuktikan (jangan tanya bukti), pada kenyataan sehari-hari ada banyak kasus yang menguatkan. seorang perempuan lebih militan menjadi single parent . bagaimana???

21 January, 2006

Entah..

Mungkin asa tlah menyurut
Seiring surutnya kekaguman

Mungkin lelah tlah menjemput
Seiring bedanya keadaan

Mungkin jemu tlah menyapa
Hingga aku tak lagi merasakan hal yang sama

Entah..kunamakan apa
Mungkin esok dia tak lagi menjadi bagian asa, lelah dan jemuku

Dan semuanya mungkin kan berlalu

Sekali lagi,
entah..

berkawan sepi

Image hosting by Photobucket
Beberapa hari lalu saya bertanya dengan seorang teman ketika dia mengatakan akan tidak mengaktifkan telepon genggamnya selama beberapa lama. Alasan yang dia ajukan cukup menarik, meskipun sebelumnya dia enggan untuk mengatakannya. 'mencoba berkawan dengan sepi' katanya. Meski sebelumnya saya sempat merasa narsis, mungkin dia melakukan itu karena tidak mau menerima teleponku ataupun sekedar pesan pendek dariku (gumamku dalam hati, terkesan GR sekali). Yang jadi masalah bukanlah gumam dari saya, tapi kalimat yang dia katakan. Mencoba berkawan dengan sepi?adakah manusia yang tahan untuk berkawan dengan sepi?bahkan hanya sejenak, ketika jeda tiba setelah terbebas dari berbagai rutinitas yang menggerus sisi kepekaan manusia.

Saya berpikir, sepi datang hanya memberikan kita sedikit ruang untuk bisa memaknai hidup bahkan untuk orang yang sentimentil sekalipun menganggap meratapinya adalah suatu cara untuk bisa memaknainya. Kita tak bisa menghindarinya, tapi sekali lagi kekuasaan manusia hanya bisa mencoba berteman dengannya. Ketika sebenarnya sepi itu tak ada janganlah berusaha untuk mencarinya, atau ketika datang janganlah mencoba menepis ataupun membunuhnya (menyiksa diri dan lebih menyakitkan tau!). Mungkin ini yang terjadi pada teman saya itu. Sebenarnya mungkin saja dia tak perlu merasa sepi dan memaksa diri berkawan dengan sepi, jika saja dia memahami apa yang membuatnya sedemikian merasa seperti itu dan bagaimana menemukan jalan keluarnya (ah…lagi-lagi kesannya saya menganggap itu hal yang mudah!).

Bisa jadi dia sedang merasa kehilangan seorang teman, ya!teman yang dapat menepis rasa 'sepi'nya itu. Tulisan ini saya persembahkan untuk dia, sekaligus saya ingin berucap : 'mungkin kita perlu jeda, kawan'.

Mengutip dari kalimatnya Erich Fromm yang bisa saja cocok dalam pembahasan ini, cinta adalah kebutuhan eksistensial manusia untuk mengatasi masalah 'keterpisahannya' sekaligus kerinduannya akan kesatuan.
Atau salah satu senandung Rumi yang sangat saya sukai :
Kebijaksanaan ilahi adalah takdir dan suratan nasib yang membuat kita saling mencintai satu sama lain
Karena takdir itulah setiap bagian dari dunia ini bertemu dengan pasangannya
Sebagaimana Tuhan memberikan hasrat pada laki-laki dan perempuan sehingga menjadi terpelihara oleh kesatuan mereka
Tuhan juga menenamkan ke semua eksistensi, hasrat untuk mencari belahannya
Masing-masing saling mencintai untuk menyempurnakan karya bersama mereka.

Satu kalimat terakhir sebelum saya menutup tulisan ini : untuk menepis 'sepi' itu sulit meskipun bisa, jadilah 'lelaki pemberani' seperti dalam tulisan abang saya (batangase.blogspot.com), karena kebahagiaan hanya milik mereka yang berani.

Have a nice day bro! God bless u and I wish ur hope come true.
Masih mau berkawan dengan sepi? Atau ada lagi yang mau mencoba berkawan dengan sepi? (ah..mungkin saya juga masih melakukannya)

20 January, 2006

perempuan

Image hosting by Photobucket
Masa lalu adalah kenangan,
hari ini adalah kenyataan,
dan esok adalah harapan


Terimakasih untuk seseorang yang hingga hari ini masih menjadi bagian motivator dalam hidup saya. Ah! Kenapa saya harus merasa menjadi perempuan bodoh, kata dia perempuan halnya seperti dalam film 'a very long engagement' atau 'amelie' bukanlah menjadikan alasan saya untuk menjadi tidak smart, hidup bukan sekedar bertahan atau tidak, yang terpenting adalah menata harapan dan berhemat. Frankly, kata-katanya mengena sekali pada saya. Tiap kali saya nonton dua film itu, rasa-rasanya perempuan selalu diidentikkan seperti itu. seems so stupid for me!

Tapi sampai sekarang saya masih saja suka film seperti itu, seperti halnya 'baran' yang menggambarkan bagaimana perjuangan seorang perempuan mencoba untuk hidup dan eksis di tengah masyarakat yang memandang bahwa hanya laki-laki yang punya hak di ruang publik, meskipun lebih menggambarkan pengorbanan untuk membantu orang tuanya (ini hanya tanggapan pribadi, maaf kalo terkesan feminis).

Ada juga film 'spanglish' yang lagi-lagi menggambarkan perempuan sebagai single parent yang mencoba untuk make good relation dengan putrinya ditengah masalah perbedaan budaya dan pola asuh keluarga majikannya, kalo kita melihat peran ibu yang dimainkan di film itu mungkin agak 'konservatif', tapi pada akhirnya seorang ibu lagi-lagi bisa membuktikan keahliannya dalam membentuk generasi.

Atau film 'little man tate' yang digarap langsung sama pemainnya Jodie Foster. terus terang ini film favorit saya, entah sudah berapa kali saya memutar ulang CD-nya. ceritanya menarik, Jodie Foster yang berperan sebagai ibu (sekaligus ayah) harus mengatasi masalah krisis eksistensi diri yang dialami putranya yang berusia 7 tahun. Fred Tate seorang anak jenius yang mengalami kelainan sosial karena kejeniusannya. Di satu sisi ibunya memberikan kehangatan dalam bentuk kasih sayang, namun di sisi lain dia butuh teman untuk mengaktualisasikan dirinya dan butuh pengakuan dari orang lain (salah satu kebutuhan dasar manusia)yang tak bisa dia dapatkan dari ibunya. akhirnya berkat seorang perempuan yang mencari bakat anak-anak jenius dia bisa memenuhi kebutuhannya. perpaduan pola didik dari kedua perempuan itu, yang membuatnya berhasil menjadi manusia.

Ah...lagi-lagi perempuan bukan?
saya jadi ingat my mom, miss u mom

12 January, 2006

MOHON DOANYA YA...

abang saya sabtu ini (14 jan '05) bakal tes IELTS dan academic interview (19 jan '05) untuk mengikuti seleksi beasiswa lanjut studi (S-2) ADS.
mohon didoakan mudah2an berjalan lancar selama prosesnya 'n dikasih keputusan terbaik (entah itu lolos ato nggak)
dd juga maunya kk lolos siiihh...BERSEMANGAT!!!
thanks atas doa kalian
(semakin banyak yg ngedoain semakin baik bukan?hehehe...)

alamat rumah bacanya niiihh... /(^_^)\

JL. SEHATI NO.14, MAKASSAR

P.S : LORONG DI DEPAN POM BENSIN PERTAMA KALO KAMU LEWAT JALUR KM.4 MENUJU JL. A.P PETTARANI, DIAPIT MA JL.ABUBAKARLAMBOGO DAN JL.SEJIWA TERUS KAMU BAKAL KETEMU RUMAH KE-7 (KALO GAK SALAH ITUNG). RUMAH KAYU BERPAGAR BAMBU. TULISAN DI DEPANNYA JELAS "BUUKUU".(DUH DESKRIPTIF BGT YAH!)

AYOOOO...SELAMAT MENGUNJUNGI YA...
JADI ANGGOTA LEBIH BAGUS LAGI
ATAU
ADA YANG MAU MENYUMBANG BUKU?
BUKU2 PELAJARAN SD,SMP,SMU ATAU BUKU2 CERITA ANAK2? BOLEH BANGET!
PROGRAM SATU KALI TIAP MINGGUNYA ADA SEKOLAH RAKYAT BUAT ANAK2 YG GAK SEKOLAH ATAU PUTUS SEKOLAH.
WUJUDKAN MAKASSAR CERDAS DAN GEMAR MEMBACA YUK!

ORANG YANG MEMBACA BERBEDA KETIKA MEMANDANG DUNIA
(KALO GAK SALAH INGET QUOTE FROM : "MUSASHI"
HEHEHE...

11 January, 2006

cemas

Bila kau diam..
Angin diam,
Duniapun kelam,
Lalu aku karam dalam runyam

Bila kau berpaling..
Ranting-ranting kian mengering,
Duniapun berhenti berkeliling,
Lalu aku remuk seperti beling

Engkau seperti halnya rintik hujan,
Yang memancing senyumku ketika jatuh,

Bagaimana jika
aku yang diam..
aku yang berpaling..

Engkau begitu semakin dingin
Enggan berucap, datar dan berlalu seperti angin

Jika saja dapat kusimpan rasa itu,
Mungkin kita bisa seperti dulu,
Membawa kecemasan masing-masing
Setelah mengisi kekosongan, tanpa perlu merasa pusing
Dengan masa depan yang kian terasa asing

( teman yang berucap kepada temannya,
juga adik yang berucap kepada kakaknya )

30 December, 2005

welcome new house of books in Makassar

Boleh dibilang promosi juga sih...
Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com
Awal Januari ini rumah baca ini akan segera launching (sebenarnya sudah buka dari minggu lalu) namanya "buukuu", tujuannya cuma satu kalimat : "membangun generasi cerdas nan kreatif". rumah baca ini salah satu program kerja sebuah yayasan yang saya dan teman-teman rintis. Intinya hampir semua program kerja kami berupaya untuk memberikan hak anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, supaya ke depan negeri ini bisa bangkit dari sakit yang berkepanjangan. well, maybe masih ada orang yang berpikir kalo usaha kita ini paling cuma bertahan sebentar, but kita masih punya banyak semangat 'n energi untuk doing the best thing for a better life. wah....kesannya klise yah?
Tahu nggak, setiap melihat anak-anak yang nggak dapat sesuatu yang layak dari hidup, saya dan teman-teman jadi suka merasa bersalah. That's our responsibilities bukan?
Mungkin this quote can represent it : "kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau masih ada hal kecil yang bisa dilakukan kenapa harus pusing dengan hal-hal besar yang sulit untuk dilakukan"

Untuk sementara saya cuma bisa ngomong segitu aja. kapan-kapan saya kasih masuk kegiatan yang akan dilakukan disana. so, doakan saja ya...

We will see people smiles there

memories and hope

genangan waktu

Kenangan adalah genangan waktu yang datang di depan, meski ia telah lampau. Terkadang kita begitu sulit menentukan langkah ketika ia menghadang.
Menghindarinya tentulah tidak bijak dan bukan pilihan tepat.
Begitu pula dengan pilihan tuk merenangi kenangan.
Kedua pilihan itu hanya menggerus jiwa dan pikiran.
Di antara genangan kenangan, tersedia pijakan yang dapat kita pakai untuk melintas. Percikan-percikan air yang sampai pada kaki kita pastilah selalu ada, anggaplah sebagai pembasuh untuk menyegarkan dan menegarkan langkah.


(taken from k' manchu's blog. thanks bro dah ngebolehin ngambil puisimu
yg bagus ini).

hampir 2 minggu ini saya benar-benar kembali merasa sangat tenang,
entah karena rutinitas yang semakin menghimpit diri untuk nggak terlalu sensitif
dan memikirkan hal-hal yang sepatutnya dipikir nanti saja(kebanyakan sih tentang masa depan, tapi toh pada akhirnya saya harus kembali sadar bahwa saat ini
sebagai manusia biasa kita cuma bisa berpijak pada realitas,
yah tentunya tanpa harus meminggirkan harapan). Kadang saya suka sifat saya yang sensitif, kadang i hate it much. Apa karena saya seorang perempuan (what's that???apa ini yang dinamai naluri or kodrat? entahlah!).

ALLAH please...kenapa saya musti harus terus dihantui kenangan dan ketakutan-ketakutan, sultra nggak mo jadi hamba yang kufur akan semua nikmat-Mu dan menentang skenario-Mu. Butuh keyakinan penuh dan ketekunan untuk tetap teguh dengan apapun ketentuan-Mu nantinya. Terus terang saya sangat benci ketidakpastian, tapi if i rethinking again : "nggak ada sesuatu yang pasti dalam hidup kecuali ketikpastian itu sendiri juga kematian tentunya".
Sumpah!!! saya nggak takut akan kematian, malah punya cita-cita nggak mo lama-lama hidup kalau cuma bisa nyusahin orang lain 'n nggak bermanfaat buat orang lain.

Tapi pada akhirnya saya harus menghadapi segala kemungkinan, siap atau tidak yang jelas harus siap (untuk yang ini nggak ada kata "tidak"). Mungkin seharusnya kita harus flash back lagi untuk segala tantangan dalam hidup yang pernah dilewati sebelumnya, ini cuma bagian kecil dan seharusnya saya tetap berpikir
yang telah lalu sudah saya hadapi dan saya selesaikan dengan kepala tegak
lalu berakhir dengan senyum dan air mata kesyukuran.

Thanks ALLAH for every breath i take u still give me chance to grow 'n more knowing YOU as my savior.


"Ya ALLAH...aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, juga dari tekanan kesewenang-wenangan makhluk-Mu"