30 December, 2005

welcome new house of books in Makassar

Boleh dibilang promosi juga sih...
Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com
Awal Januari ini rumah baca ini akan segera launching (sebenarnya sudah buka dari minggu lalu) namanya "buukuu", tujuannya cuma satu kalimat : "membangun generasi cerdas nan kreatif". rumah baca ini salah satu program kerja sebuah yayasan yang saya dan teman-teman rintis. Intinya hampir semua program kerja kami berupaya untuk memberikan hak anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, supaya ke depan negeri ini bisa bangkit dari sakit yang berkepanjangan. well, maybe masih ada orang yang berpikir kalo usaha kita ini paling cuma bertahan sebentar, but kita masih punya banyak semangat 'n energi untuk doing the best thing for a better life. wah....kesannya klise yah?
Tahu nggak, setiap melihat anak-anak yang nggak dapat sesuatu yang layak dari hidup, saya dan teman-teman jadi suka merasa bersalah. That's our responsibilities bukan?
Mungkin this quote can represent it : "kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau masih ada hal kecil yang bisa dilakukan kenapa harus pusing dengan hal-hal besar yang sulit untuk dilakukan"

Untuk sementara saya cuma bisa ngomong segitu aja. kapan-kapan saya kasih masuk kegiatan yang akan dilakukan disana. so, doakan saja ya...

We will see people smiles there

memories and hope

genangan waktu

Kenangan adalah genangan waktu yang datang di depan, meski ia telah lampau. Terkadang kita begitu sulit menentukan langkah ketika ia menghadang.
Menghindarinya tentulah tidak bijak dan bukan pilihan tepat.
Begitu pula dengan pilihan tuk merenangi kenangan.
Kedua pilihan itu hanya menggerus jiwa dan pikiran.
Di antara genangan kenangan, tersedia pijakan yang dapat kita pakai untuk melintas. Percikan-percikan air yang sampai pada kaki kita pastilah selalu ada, anggaplah sebagai pembasuh untuk menyegarkan dan menegarkan langkah.


(taken from k' manchu's blog. thanks bro dah ngebolehin ngambil puisimu
yg bagus ini).

hampir 2 minggu ini saya benar-benar kembali merasa sangat tenang,
entah karena rutinitas yang semakin menghimpit diri untuk nggak terlalu sensitif
dan memikirkan hal-hal yang sepatutnya dipikir nanti saja(kebanyakan sih tentang masa depan, tapi toh pada akhirnya saya harus kembali sadar bahwa saat ini
sebagai manusia biasa kita cuma bisa berpijak pada realitas,
yah tentunya tanpa harus meminggirkan harapan). Kadang saya suka sifat saya yang sensitif, kadang i hate it much. Apa karena saya seorang perempuan (what's that???apa ini yang dinamai naluri or kodrat? entahlah!).

ALLAH please...kenapa saya musti harus terus dihantui kenangan dan ketakutan-ketakutan, sultra nggak mo jadi hamba yang kufur akan semua nikmat-Mu dan menentang skenario-Mu. Butuh keyakinan penuh dan ketekunan untuk tetap teguh dengan apapun ketentuan-Mu nantinya. Terus terang saya sangat benci ketidakpastian, tapi if i rethinking again : "nggak ada sesuatu yang pasti dalam hidup kecuali ketikpastian itu sendiri juga kematian tentunya".
Sumpah!!! saya nggak takut akan kematian, malah punya cita-cita nggak mo lama-lama hidup kalau cuma bisa nyusahin orang lain 'n nggak bermanfaat buat orang lain.

Tapi pada akhirnya saya harus menghadapi segala kemungkinan, siap atau tidak yang jelas harus siap (untuk yang ini nggak ada kata "tidak"). Mungkin seharusnya kita harus flash back lagi untuk segala tantangan dalam hidup yang pernah dilewati sebelumnya, ini cuma bagian kecil dan seharusnya saya tetap berpikir
yang telah lalu sudah saya hadapi dan saya selesaikan dengan kepala tegak
lalu berakhir dengan senyum dan air mata kesyukuran.

Thanks ALLAH for every breath i take u still give me chance to grow 'n more knowing YOU as my savior.


"Ya ALLAH...aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, juga dari tekanan kesewenang-wenangan makhluk-Mu"

23 December, 2005

everyday is a mother's day

tak ada hari yang kosong dari kasih sayang ibu
tak ada hidup yang bermakna tanpa cintanya ibu
tak ada keindahan terindah tanpa hadirnya seorang ibu
tak ada kesucian tersuci bila tak ada seorang ibu
tak ada air mata ketulusan tanpa hadirnya seorang ibu
tak ada senyum kebahagian dan keharuan tanpa seorang ibu
tak ada kata peluh dan penyesalan dalam relung hatinya ketika kita sebagai anaknya sering menyakitinya sengaja ataupun tidak
tak ada karunia-Nya yang terindah ketika DIA menghadirkan seorang ibu untuk mewarnai dunia-Nya
tak ada nikmat yang senikmat belaian dan sentuhan penuh kesabaran seorang ibu

ibu, aku belajar darimu bahwa seorang perempuan adalah makhluk-Nya yang selalu dilambangkan dengan kelembutan hati, ketegaran, kesabaran dan keteguhan yang semuanya menyatu dalam bentuk CINTA.
Dan itu benar adanya
Bahkan seorang Adam pun begitu kesepian jika saja sampai detik ini Tuhan tak menciptakan Hawa untuknya

Ibu...aku mencintai-mu seperti halnya DIA mengasihimu dunia akhirat
Dari anakmu yang pada akhirnya akan menjadi seorang ibu, kembali memberi makna dan mewarnai hidup ini

Maaf...bukan hanya hari ini hari untukmu, setiap hari adalah hari bagimu my luvly mum's. Love and hugs for u mommy /(^_^)\

(aku tahu engkau takkan pernah membaca tulisan ini, tapi aku akan berusaha membangun jembatan bagimu dan ayah menuju syurga-NYA)

28 November, 2005

"thanks my hero"

aku hanya memiliki satu kalimat untukmu
yang patut untuk kuucap
walau harus berkali-kali
"thanks my hero..."

untuk waktu yang kau sempatkan
menemaniku dan membantuku,
juga untuk senyuman yang kau berikan
"thanks my hero..."

untuk tawa dan tangisku
yang mungkin saja membuatmu terdiam
juga untuk diammu
yang terkadang ingin membuatku melepas tawa

untuk seperkian detik yang kau berikan
menemaniku melepas kesunyian
untuk menjadi teman baikku hingga kini
"thanks my hero..."

dan aku...
akan berusaha menjadi "ur hero..."
meski itu sulit

(ps : thanks jg u/ traktiran makan 'n nonton Harry Potter-nya
nice friend u r...Luv u pal!!! lain kali sy yg traktir ya...)

22 November, 2005

belajar menjadi sabar dari anak-anak

ada saja hal-hal lucu dari anak-anak.
kita bisa menemukan kehangatan ditengah-tengah mereka.
ini foto sebuah keluarga kecil saya, keponakan-keponakan dan sepupu-sepupu mungil saya. saran saya, kalau mau melatih kesabaran bermainlah dengan anak-anak. selami dunia mereka, temukan kebahagian tersendiri. wallahhh..kok jadi kayak Andri Wongso gini yah???
Image hosted by Photobucket.com

saya yakin, para blogger pun akan ikut tersenyum seperti senyum mereka. i love them much... ada banyak hal yang kita bisa dapatkan dari anak-anak.
Image hosted by Photobucket.com

sudahkah Anda tersenyum hari ini???

senyum itu...
bukan sekedar merenggangkan otot muka
atau...
sekedar olahraga muka
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

senyum itu...
bukan sekedar pancaran kebahagiaan
atau...
sekedar pancaran hati yang sesungguhnya
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

senyum itu...
lebih dari sekedar segalanya
ayo..selagi masih bisa tersenyum, tersenyumlah...
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com


dengan senyum
kita juga bisa membagi kebahagiaan kepada sesama
so, sudahkah Anda senyum hari ini???
Image hosted by Photobucket.com

selamat menikmati senyum-senyum termanis yang pernah saya dapatkan ini,hehehe...

15 November, 2005

I am a superpower gal okay!!!

Finally! Semalam rencana saya berjalan baik n lancar, tepatnya jam 20.00 WITA dibantu kakak sepupu (pada akhirnya saya meminta bantuannya lagi, fiuuhh..), saya mengambil komputer yang dititip di kost-an teman selama saya pergi meninggalkan kamar kost-an untuk menjelajahi sebuah desa yang cukup terpencil (ciiiee.., but actually thats an interesting place).

Sebelumnya, saya meminta tolong beberapa orang terdekat saya untuk membantu mengambil seperangkat gadget itu, but all people looks so busy with their own bussines, so sewaktu mereka bilang -tak bisa-, saya Cuma bisa pasrah n sedikit kecewa ma mereka (gak tahu nih..penyakit sensitive lagi merasuk, jadi bawaannya mo marah n sedih). Sambil putar otak gimana caranya biar tuh gadget bisa sampe dengan selamat ke kamar, coz akhir-akhir ini Makassar cuacanya agak susah ditebak, seringnya mendung tapi hujannya seperti kurang niat sekaliii (but, I like rainy day!). akhirnya lampu di otak saya menyala, setelah sebelumnya berkedip-kedip mencari orang (tentunya laki-laki) yang bisa membantu menemani saya mengangkutnya. Saya menelpon ke rumah om dan menanyakan adik sepupu saya, katanya dia pergi mengerjakan laporan di rumah temannya. Setelah itu saya menelpon kakak sepupu ke nomor flexi-nya, fortunately setelah bicara beberapa menit dia janji mau membantu saya setelah urusan saya kelar.

Setelah maghrib saya tiba di rumah tante n kakak sepupu sudah siap dengan motor usangnya(hehehe..sori ka), kaget juga sih kok ngangkut tuh gadget naik motor. Saya sempat ngotot mau naik taksi aja, coz selain takut bakalan hujan saya juga masih enggan untuk dibonceng. Tapi akhirnya saya mengalah karena alasan pertama tak terbukti, sebelumnya kami ke tempat kost saya dulu. Saya mengganti baju gamis yang saya pakai dengan baju kurung panjang plus celana kargo biru yang sudah butut dan tak lupa jilbab hitam langsung pakai (nggak bisa dibayangkan what a strange costume!).

Tiba di tempat kost Ali Sastro (sobat saya yang chubby n funny juga berkulit hitam, tapi dia suka menambahkan bahwa dirinya -item manis-, narsis gitu loh..), saya langsung menunjukkan identitas plus memberi bukti berupa sms-nya Ali yang masih betah liburan di Jakarta (home sweet home nih fren!), akhirnya yang punya kost-an pun percaya. Kami langsung ke kamarnya yang letaknya di lantai 2, satu per satu perlengkapan kompi diturunkan dulu.

Trus..habis itu bagaimana?
Kami mengangkut seperangkat gadget itu sampai bolak balik dua kali. Kakak sepupu saya sempat khawatir klo saya tak kuat ketika dibonceng sambil membawa monitor. Saya tetap meyakinkannya, I can do that okay! Memangnya pekerjaan ini yang bisa Cuma cowok?! Hehehe.. selama dibonceng, kakak sepupu saya selalu bertanya untuk meyakinkan bahwa saya baik-baik saja.
Saya langsung nyeletuk dengan lantang : +come on..bro! orang gak papa kok, Im a superpower gal okay!+.
Dia pun langsung terdiam sejenak n bilang : +ko itu masih begitu, keras kepala n masih kayak cowok+.
Setelah itu saya Cuma bisa terdiam, langsung malas membahas hal itu lebih lanjut.

Really!!! I always consider myself as a superpower gal, thats perception grow deeply in me. Thats one of the way to motivate me pal, what bout u gal?

surprised!!! part-2

Ini kejutan yang ke-dua kalinya untuk saya di bulan November. Mungkin seperti film lama yang dibintangi mas Keanu -sweet November-, ya..seperti judulnya -sweet November-.

Saya baru menerima kabar bahwa salah satu sobat saya akan menikah tanggal 19 bulan ini, H-2 sebelum undangannya dibagikan saya baru tahu dan dia meminta tolong agar saya menjadi panitia resepsi pernikahannya. Sebagaimana janji saya padanya, saya baru menyebarkan kabar itu dua hari setelah dia memberitahukan ke saya. Spontaneously!!! Beberapa teman angkatan yang saya beritahu kaget plus ada juga beberapa kaum adam di kampus yang kecewa. But, thats a sweet news friend /(^_^) have a great day sis, even I know ur so nervous.hehehe.. doakan sobatmu ini akan menyusul, tentunya setelah melewati beberapa cita-cita yang ia ingin capai. Selain mau jadi wanita solehah (hihihi..), I also want being woman that can be one step further in every step I take (kok kayak lagu,hehehe..)

Tak lama setelah mendengar kabarmu, saya mendapat telepon dari seseorang yang tlah lama saya kenal tapi sudah hampir dua tahun tak pernah mendengar kabarnya. Kami kehilangan nomor kontak masing-masing, tapi akhirnya dia mendapatkan nomor hape baru saya. Wah..saya jadi senang lagi menerima telepon dari seorang senior yang sudah berbaik hati sewaktu saya menjadi -mahasiswa baru- dulu, saya jadi ingat traktiran ketika pertama kali ia mendapat pekerjaan di sebuah bank swasta. Meskipun masakan Jepang di restoran itu rasanya kurang enak, tapi kita bisa ngobrol n ketawa-ketiwi sampe hampir lupa waktu bro! hahaha.. Dalam satu minggu menerima kabar dari dua orang senior yang pernah dekat di masa lalu saya, what a big surprise!

Di setiap kehampaan dan perasaan sedih, pasti akan selalu ada setitik keceriaan dan kegembiraan.
Thanks God for every little thing that can make me happy n cheers!

13 November, 2005

miss u home...

suatu ketika pada akhirnya
aku akan menemukan rumah yang sesungguhnya
tempat dimana bukan sekedar untuk melepas lelah dan dahaga
setelah menjalani rutinitas yang selalu membuat diri terjaga
bahkan meminggirkan rasa

suatu masa yang terus dilewati
ada yang singgah lalu berlalu
menawarkan senyum yang terkadang membuatku malu
bahkan memberikan lagu layaknya candu
yang sebenarnya membuatku enggan untuk mengadu

semuanya seperti pemandangan
yang terlewati ketika kita menaiki kereta
sambil menatap keluar dengan penuh kekaguman
pada saat itu aku belum ingin terhenti
untuk turun menghampiri

namun...
suatu ketika,
aku yakin akan menemukan rumah
dimana aku berteriak lantang
kepada masinis yang terus melajukan kereta
"stop!!! aku ingin turun disini"
lalu aku turun menghampiri
sebuah rumah yang selama ini kucari
meski sedikit terlewati

kuharap itu engkau...

I hate crying

-..kebutuhan yang amat besar dari kita semua untuk diterima, namun kalian harus percaya betapa unik atau berbedanya kalian, bahkan jika itu janggal atau tidak popular..-
(salah satu dialog yang paling saya suka di film -dead poet society-)

Satu hal yang paling tak kusuka dari diriku adalah mudah menangis.
Dan hari ini aku melakukannya lagi!
Amarah bukanlah caraku untuk melepas beban yang sepertinya kuemban
Hanya ada dua cara yang patut untuk kulakukan : merenung dan bangkit!!!
Come on..cheers up gal! u go gal!
Mereka bukan siapa-siapa
Dia bukan siapa-siapa
Kau adalah dirimu
Seorang perempuan yang mencoba untuk berjuang dalam hidup yang garang dan semakin meradang dengan mengandalkan logika dan cinta.
Mungkin..
Aku sendiri bukanlah siapa-siapa.
Entah..

Carpe diem! Seize the day! Raihlah kesempatan!
-aku ingin hidup penuh makna dan menghisap semua sumsum kehidupan
Untuk mengusir semua yang tidak hidup,
jika tidak, jika mati aku tahu bahwa aku tak pernah
hidup-

(adapted from : buku -dead poet society-)

PS : Untuk Ali Sastro my funny friend, thanks bangettt dah minjemin bukunya
(huehehe..gw ambil dari kamar lo diem-diem, siapa suruh dah dapet tuh buku gak ngasih tau gw) pengen nonton film-nya lagi.. btw para bloggers ada yang punya VCD or DVD nya gak? Pinjem dunk..

aarrrgghhh...

kenapa akhir-akhir ini saya cepat sekali emosian? baru satu minggu setelah lebaran, tapi rentan sekali untuk cepat jengkel dan muak sama beberapa orang. padahal seharusnya saya bisa lebih menahan emosi, karena satu bulan sebelumnya latihan untuk menahan sifat-sifat buruk saya dengan puasa dan banyak mengintrospeksi juga berjanji untuk tak mengulanginya lagi. saya juga jadi semakin sensitif, malas untuk bertemu banyak orang makanya selalu menghindar dari keramaian dan orang-orang yang terkadang SKSD (sok kenal sok dekat).

hari ini saya ke kampus (finally!) untuk memenuhi permintaan seorang teman yang meminta tolong diuruskan berkasnya di akademik, tapi pihak akademik meminta saya untuk datang hari Senin, karena orang yang seharusnya melayani pengurusan berkas itu tidak datang (bilang kek dari awal! pake bilang harus bawa surat kuasa segala!). kesal juga sih! tapi sekali lagi, saya harus SABARR..

setelah itu, saya bertemu seorang sobat karib. saya bertanya tentang janjinya yang katanya akan membantu saya memindahkan komputer yang saya titipkan waktu pulang kampung. dengan entengnya dia bilang tidak bisa hari ini. sial!!! sudah hampir satu minggu saya membiarkan diri tak menagih janjinya juga tak mengutak-atik komputer, nyelesain tugas yang menumpuk dan menulis, otak ini kayak sudah mo meluber mengeluarkan semua unek-unek. tapi hingga hari ini saya belum bisa mengambil tuh kompi. ya ALLAH..saya musti sabar lagi?!?

sebelumnya juga saya bertemu seseorang, tapi tak tahu kenapa saya lagi sangat muak melihat mukanya. entah! kalaupun saya meminta tolong padanya, saya sudah bisa menebak jawabannya kemungkinan besar tidak bisa. duh!!! pengen deh rasanya marah-marah di depan mukanya? kenapa yah ada manusia yang menjengkelkan seperti tuh orang?
dasar!! chubby jeleeek..
sekali lagi saya harus mengerti dan belajar sabarr..

wah..wah..sepertinya Ramadhan kemarin sia-sia saja kalau saya masih seperti ini. tak ada perubahan, apa saya termasuk orang yang merugi? entahlah..atau ini sekedar siklus emosi dan kebetulan sudah lama saya tidak marah atauu..devil kan baru lepas dari neraka,truzz ngegodain dah (ahh..kok jadi mistis gini seh!)

tau ahh!!!

12 November, 2005

surprised!!!

meski sudah 2 hari emosi saya labil, tapi masih banyak juga hal yang tak disangka-sangka. selama di suatu kampung yang sangat terpencil saya tak banyak melakukan sesuatu. makan, tidur, jalan-jalan pagi (asik juga melihat pemandangan desa), membaca buku (karena cuma bawa dua,jadi kalo sudah habis dibaca ya...dibaca lagi),juga membantu kakak perempuan saya memasak (alhasil! dua luka saya hasilkan di kedua tangan saya).

akhirnya saya kembali ke habitat asal, Makassar...i'm comiiing! hehehe... baru tiba sore hari dari perjalanan yang melelahkan, naik mobil sekitar 5 jam. untuk tak ada yang merokok, kalo ada bisa-bisa sepanjang jalan saya akan terus menggerutu. uuhhh...saya benci asap rokok!

tiba di Makassar, saya langsung menginap di rumah tante, coz kost-an saya masih sepi. abiz itu, saya langsung take a rest 4 a while. malamnya, skitar jam tujuh saya menerima sms dari seseorang, katanya mau menelpon nanti malam jam 11 (paket hemat katanya..hehe..).

pukul 23.15 WITA
hape saya bunyi, saya tidak tahu identitasnya. trus saya angkat : "haloo...assalamualaikum"
the misterious one : "wa alaikumsalam, sultra..." suara seorang laki-laki yang lembut sekali
me : "ini siapa ya..?" sambil menebak-nebak suaranya yang sepertinya tak asing lagi di telinga saya.
the misterious one : "ini saya de..,masih ingat?pratur valiandry angkatan '98, tadi kan saya sudah janji mau nelpon" sambil berusaha meyakinkan.
me : "oohh...iya, iya. ternyata kita toh!" sempat shock n bertanya-tanya dia tahu darimana.( kita kalo dalam bahasa makassar itu sama dengan "kamu").
k'pratur : "lagi ngapain de...?belum tidur kan?" pertanyaannya seperti menyelidik,hehehe...
me : "lagi kumpul ma keluarga n lagi bercanda ma mereka, tuh denger aja rame kan?" sambil diiringi teriakan sepupu-sepupu n keponakan-keponakan, tak lupa juga nenek saya yang belum tidur karena selalu saya jahili (hihihi...)
k' pratur : "asik dong rame-rame?kok ganti nomor nggak bilang-bilang?lama sekali saya coba hubungi, tapi nomormu sudah nda aktif, ternyata sudah diganti." sekali lagi kayak agen CIA

selanjutnya, saya tak bisa melanjutkan dialog dengan abang saya itu, terlalu panjang dialog yang hampir 3 jam itu jika dituliskan. intinya, saya dan sepupu saya (ganti-gantian) ngobrol dengannya tentang banyak hal, salah satunya tentang kesibukan masing-masing. wah...lama sekali saya tidak bertemu dia, dulu dia sering curhat ke saya tentang banyak hal. katanya saya masih seperti dulu, tetap cerewet. makanya waktu dia menelpon malam itu, dia menyuruh saya untuk terus cerita. kangen katanya, makanya ngobrolnya di rapel (hehehe....ada-ada saja!).

untuk k pratur klo baca tulisanku yang ini jangan ketawa-ketiwi sendirian ya...(mo bilang dah buka blog ku aja, pake ngirim puisi segala) hehehe... sori blom sempat sms balik, maklum mahasiswa yg lagi kehabisan pulsa. wuuiihhh...perjuangan kaka akhirnya membuahkan hasil ya...menelusuri orang-orang yang bisa ditanya my phone number. congrats bro!!! hehehe...kayak apa aja.

oh iya...k, bisa tidak untuk tidak bertanya "kapan selesai kuliah?". i think, that's question always follow every breath i take when i make chat with some people. membosankan sekaleee...

11 November, 2005

maapkan saya ya... /(^_^)\

Image hosted by Photobucket.com
untuk all bloggers yang terkadang menyempatkan mampir
"Selamat IDUL FITRI 1 SYAWAL 1426 H"
"taqabbalallahu minna wa minkum. taqabbalallahu ya...karim"
umpama salah-salah kata dan sikap, saya memohon maap yang sebesar-besarnya

15 October, 2005

akhir kemarau panjang

Peluh menetes, cemas seperti es
Engkau muncul dengan garang
Begitu kencang, begitu lantang
Jatuhnya tetap menyiratkan lengang

Biru, hijau dan cokelat semakin lengkap
Lalu aku terbaring menatap
Di sudut jendela akupun berucap
“dia datang lagi”

(makassar,15102005.sewaktu makassar hujan lagi)

diam yang tersisa

Di satu sudut ruang, terasa begitu lengang
Bayangmu datang, namun tak memberi tenang

Tak berucap inginku
Tapi itu munculkan kecemasan
Sebait rindu melagu
Di sajak ini aku tuangkan

Hanya diam yang tersisa
Karena ku kehabisan kata-kata

(mksr,15.00WITA.hujan mengingatkanku akan dirimu)

14 October, 2005

pada senyummu

Senja merona di matamu,
Biaskan asaku yang luruh
Bersimpuh di pelukan,
Binar…kilau…

Lalu menyusup melalui celah-celah sempit
Menggetarkan sel-sel syaraf
Tertata riang di satu ruang
Menjadi bayang-bayang

Satu per satu kupungut
Kepingan kepingan huruf tertaut
Lalu tersusun sebuah nama
Membentuk dirimu dengan sempurna

Lengkung senyum dan alis itu
Ekspresi wajah yang lucu
Meski dingin seperti salju
Sungguh aku menyukaimu
/(^_^)\

Malam ke sepuluh Ramadhan

Aku minta maaf untuk datangnya malam
Ketika lupa untuk rutin menyebut nama-Mu
Mungkin rutinitas tlah membuatku tenggelam
Bahkan untuk sekedar bermunajat di sepertiga malam-Mu
Atau karena kemarin yang begitu kelam
Membuatku enggan mengangkat kedua tangan untuk-Mu
Juga untuk hati yang selalu lalai mengingat-Mu
Sekali lagi aku minta maaf Kekasih-ku

06 October, 2005

Aku bosan dengan rutinitas!!!

titik

jika sekiranya

Jika sekiranya rasa ini rapuh
Bagaimana membuatnya agar tetap kukuh
Jika sekiranya hati ini jenuh
Bagaimana meyakinkannya bahwa kau tetap kekasihku
Jika sekiranya kau tetap seperti itu
Bagaimana menepis keraguan akan dirimu

(perasaan yg sekedar datang tiba-tiba)

05 October, 2005

renungan pejalan

Malam ini aku enggan menepi
Hanya ingin merasa riang meski ditemani sunyi
Lampu kendaraan dan jalan berpendar layaknya pelangi
Aku berjalan disini, di tepi jalan ini
Mungkin enggan bermimpi lagi
Karena engkau seperti ilusi
Kumiliki namun seakan tak mencintai
Aku bertanya pada hati
Mengapa aku harus merasa begitu kehilangan
Pada kemarin yang telah menanggalkan kenangan
Senyap dan lenyap

(sepulang melewati jalan Pettarani)