11 November, 2006

review: The Davinci Code

Penulis: Dan Brown
Penerbit: Serambi

Buku-buku thriller yang bikin otak saya nggak berhenti membuat kemungkinan-kemungkinan, nggak berhenti untuk terus ngebacanya hingga halaman terakhir sampe tuntas!
yaa..salah satunya buku ini. Lebih seru baca bukunya daripada nonton filmnya.
Lagipula kalau nonton nggak baca bukunya dulu, ya puyeng sendiri.
At least pemain filmnya boleh juga, duet kesukaan Tom hanks + Audrey Tatou. MANTAP!!! POKOKNYA BACA AJA NIH BUKU,ngajak pikiran kemana-kemana dan belajar mengingat-ingat kejadian-kejadian sebelumnya sekaligus menganalisa (padahal saya pelupaaaa...hihihi..) .

review: Tikus dan Manusia (of Mice and Man)

Penulis: John Steinbeck (alih bahasa: Pramoedya Ananta Toer)
Penerbit: Lentera Dipantara

Saya beli nih buku tahun 2006, yang terjemahannya Pram.
Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari buku fiksi ini:
- tentang persahabatan antara dua makhluk yang sangat berbeda, tapi bisa harmonis karena kesamaan yg meskipun minim sekali (karena lebih banyak perbedaannya).
- tentang penggambaran karakter manusia.

kapan-kapan dilanjut lagi, hehe...

review: Anti Kekerasan Itu Apa Sih? - Menerangkan Anti Kekerasan kepada Anak-anakku

Penulis: Jacques Semelin
Penerbit:

Ini buku keren banget!
edisi bahasa indonesianya judulnya : Anti Kekerasan Itu Apa Sih? - Menerangkan Anti Kekerasan kepada Anak-anakku.
Formatnya dalam bentuk tanya jawab antara seorang anak dengan ayahnya mengenai kejadian-kejadian yang berhubungan dengan kekerasan (yang tentu saja bukan cuma kekerasan fisik,tapi jg kekerasan psikis).
Di buku ini juga dibahas tentang paradoks orang yang mengalami kekerasan (bilang anti kekerasan tapi melakukan sesuatu dengan cara kekerasan),
kenapa kekerasan bisa terus menerus ber regenerasi,
sebab-sebabnya,
bagaimana seharusnya bersikap jika kita menjadi salah satu korban kekerasan.

Pokoknya cukup jelas dan mudah dipahami. karena gaya bahasanya juga kali yaa yang nggak complicated.

Kalau yang saya beli sampulnya warna hitam. Bukunya kecil dan tipis, tapi isinya tebel deh! waktu itu langsung banyak yang pinjem, terus banyak yang tertarik beli. sayang yang beruntung dapet cm sobat saya si ocha.

review: Ocean Sea

Penulis: Alessandro Baricco
Penerbit: Dastan books

Sekali lagi, saya suka buku-buku yang nggak gampang ditebak ceritanya ,
juga ngajak saya ke dunia bacaan itu, bertemu beragam karakter yang realis tapi surealis,
buku ini cukup filosofis lah..dan yg paling penting gua bisa mengkhayaaal...
laut selalu melambangkan kedalaman,
kekuatan
dan misteri
tapi tersimpan banyak keindahan juga :)

Anyway ini buku tentang bertemunya beragam karakter di satu tempat penginapan dekat pantai dan pegunungan, namanya Almayer Inn. Menggambarkan manusia-manusia dengan setiap permasalahan hidupnya, berusaha mencari apa yang mereka coba temukan jawabannya.
Kisah-kisah tiap karakter sangat seru dan cukup menghentak.

Just read it!

review: Membunuh Atas Nama Kebebasan (The Silent Takeover)

Penulis: Noreena Hertz
Penerbit:

Saya punya buku ini sudah cukup lama, tapi baru dibaca beberapa lama kemudian.hahaha...
keren deh!!!buat yg suka ngebahas, tertarik, mau tahu sudut pandang lain wacana-wacana dan so pasti tentang globalisasi, nih buku i really recommend it.

just read it!!!

ssstt...dengar-dengar sih ini jadi buku wajib pemula yang mau tahu mendalam tentang globalisasi dan free trade.

review: Freakonomics

Penulis: Steven D. Levitt & Stephen J. Dubner
Penerbit:Gramedia Pustaka Utama

Yang suka dengan hal-hal gak terduga, see everything maybe a small thing as you think,
atau teori 'n praktek yang lain tentang ekonomi di kehidupan sehari-hari.
i bet you can satisfied read this book!
salah satu penulis yang menurut saya quitely great, meski cenderung kasuistik, tapi analisa-analisa tentang perekonomian dan kaitannya dengan kehidupan cukup menggelitik.
Mungkin kita sudah sering membaca atau tahu teori dan praktek ekonomi as usually seperti yang ada di ruang-ruang kuliah atau sekolah.
Tapi buku ini memberi pencerahan, ada hal-hal di luar sesuatu yg umumnya yang lebih mengejutkan dan tak terduga. Oh iya, ini buku ada lawannya, namanya juga pemikiran jadi dibalas lagi dengan pemikiran. Saya penasaran mau baca : Freedomnomics - John Lott, yang masih saja membahas free market is the best than ever (hallahh!!! yang miskin tetep miskin, yang kaya makin kaya, cape' deehh..)

review: Jadilah Wanita Paling Bahagia

Penulis: DR. 'Aidh bin Abdullah Al-Qarni
Penerbit: Qisthi Press (ada banyak penerbit lain yang menerbitkan buku ini)

Salah satu karya Syeikh yang sangat produktif menulis buku-buku psikologis dalam konsep islam. Buku-bukunya menyentuh jiwa, sangat cocok untuk dibaca manusia-manusia di era sekarang ini, dimana sisi-sisi pencarian makna terdistorsi dengan semua yang berbau materi.

Saya salut! dengan hampir semua karyanya, betul-betul menggugah! Di buku ini sendiri pembahasannya jelas, secara spesifik mengarah kepada wanita.
Mungkin yang baru saja membaca judulnya akan mengira buku ini sejenis buku "how to" atau "self help". Tapi menurut gua, "NO". Ini buku bukan seperti halnya buku motivasi lainnya, kata-katanya penuh makna dan mendalam lah... (ceillee..sok keren bgt!).

Membaca buku ini: "U'll knew that u deserve of being a woman, deserve getting all meaningful 'n happy in this life"

review: Ayat-ayat Cinta

Penulis: Habiburrahman El Shirazy
Penerbit: Republika

Saya baca buku ini dua kali, menangis!
dan yang ketiga kalinya saya baca lagi, masih juga nangis!(dasar! tukang nangis)

buku ini bener-bener menghipnotis sisi-sisi emosi 'n spiritual.buku yang menyajikan bukan sekedar kisah cinta biasa.menyajikan tingkatan cinta tertinggi seorang hamba dengan Tuhan nya dalam setiap sisi kehidupannya. mungkin orang akan berpikir tidak realistis dengan tokoh utama yang ada di dalamnya. Seorang lelaki bernama Fahri yang mungkin terlalu ideal dan sulit ditemukan, tapi gua yakin ada orang seperti dia dalam kenyataan. Bagaimanapun he still don't perfect, hahaha...

Yang asik dari buku ini juga, gua bisa ngerasain aroma gurun pasir di Mesir beserta suasana-suasana yang digambarin. Kental juga dengan pengetahuan2 tentang budaya dan karakter Mesir itu sendiri (termasuk manusianya). Banyak istilah2 dalam bahasa Arab yang sarat akan makna.

At least, gak rugi lah jadiin nih novel koleksi bacaan favorit,hehehe...
(promosinya kayak MLM ajah!)

review: Ketika Lampu Berwarna Merah

Penulis: Hamsad Rangkuti
Penerbit: Kompas

Mau memaknai kemiskinan? perjuangan? pengorbanan? persahabatan?
Coba aja baca ini buku, di setiap lembaran-lembaran ceritanya mendeskripsikan kehidupan beberapa anak jalanan. Suatu suasana yang umumnya sering kita lihat di kota-kota besar. Tapi kita nggak pernah mau tahu atau mungkin mengerti sedikit saja tentang mereka, gak jarang orang-orang sering memicingkan mata atau menganggap mereka sampah.

Padahal kalau mnurut saya pribadi, mereka tergolong manusia-manusia kuat yang juga berjuang dengan cara mereka untuk mencari hidup, memaknai hidup, memberi juga menerima hidup itu sendiri.

Di Indonesia kasusnya, anak-anak jalanan adalah manusia-manusia yang di miskinkan oleh struktur, oleh pembesar-pembesar negeri yang nggak berhenti-berhenti dan puas-puasnya mencomot hak mereka lewat korupsi. Karena saya masih yakin dengan bunyi : "fakir miskin dan anak2 terlantar dipelihara oleh negara". Tapi, kayaknya jangankan dipelihara, tambah disiksa malah iya!

Ayooo...makes poverty history!Ada yang mau bikin sesuatu seperti penulis ini? atau seperti Muh Yunus dengan Bank Kaum Miskin nya yang menghasilkan Nobel :) atau si Bono dengan kampanye ONE nya..
just do it!
lil bit from you, meaningful for them.

19 September, 2006

finally!!!

akhirnya! ya..akhirnya saya mengaktifkan lagi blog ini, setelah sekian lama nggak nulis opini tentang apapun yang ada di sekitar. entah sudah berapa banyak terlewati,hanya tertuang di catatan-catatan harian yang isinya pun singkat.
ohh..my journal kasihan sekali sering kosong melompong tak terisi jika lelahku tak terbendung lagi.saya lelah mencaci, lelah mengkritik, lelah memendam perasaan (apalagi kalo penyakit homesick tiba-tiba muncul), lelah berpikir, apalagi rutinitas terkadang amat sangat membosankan! seperti seseorang yang hanya "ber-onani pemikiran" saja.
rindu diskusi yang terkadang lama-kelamaan bernada tinggi dan menunjukkan betapa keras kepalanya saya. bosan menjadi orang yang hanya di dalam lingkaran,merasa seakan-akan nyaman dengan kondisi yang ada, padahal sesak! tapi harus punya keyakinan kalau kesabaran itu selalu berakhir dengan manis.
dah punya rencana untuk ngapain aja after my research and examination finished. planing?! plan A, plan B, or another plan if i must change. seize d day!!!

10 September, 2006

AKU..

KEMARIN, SAAT INI, ESOK

AKU
BERGULAT DENGAN RUTINITAS
BERPIJAK PADA REALITAS

AKU
MEMENDAM HARAPAN
MENYIAPKAN KESABARAN

AKU
MERANGKAI MIMPI
MEMANJATKAN DOA

AKU
MENEGUHKAN HATI
MEMANTAPKAN KEYAKINAN

AKU
MEMBAGI KEBAHAGIAAN
MENYIMPAN KEPEDIHAN

AKU
TAK KAN TERHENTIKAN OLEH WAKTU
KARENA JEDA SEKEDAR MENGUMPULKAN ENERGI

LALU AKU
BERSERAH DIRI SEPENUHNYA PADA-MU
SEMUANYA KAN BAIK-BAIK SAJA BUKAN???

07 September, 2006

honesty

Kejujuran merangkai kata
Kejujuran meyakinkan rasa
Kejujuran menggelisahkan
Kejujuran menuntut kesetiaan
Kejujuran mengecewakan
Kejujuran menumbuhkan pengertian dan kerelaan
Pada semua itu aku tak dapat menahan air mata, kawan..

kehidupan

menyelinap pada sunyi
menggeliat dalam sepi
memakna agar tak sirna
mengakar agar tak pudar
menemukan cahaya dalam gulita
menghargai kejujuran yang terkadang mendekati kebodohan
mengumpulkan keberanian yang meredam ketakutan
lalu,
berkata agar tak lupa
ahh..

03 September, 2006

THE RAIN

Diturunkan hujan ke bumiku
Derasnya bagai air mataku
Dinginnya menusuk jantungku
Sesudahnya mendamaikan hatiku
Tapi hujan tak cukup untuk mewakili perihnya hatiku
Hujan hanya hujan
Tak selalu ada untukku

(dari sahabat untuk sahabat)

iman..?

Sabar..
Kesabaran menuntun hati
Kesabaran menghilangkan beban
Kesabaran menguatkan jiwa
Kesabaran memberi kelapangan, ketenangan, dan kerelaan

Syukur..
Syukur membawa berkah
Syukur menambah kebaikan
Syukur menguatkan keyakinan
Syukur menebar kasih sayang, pertolongan, dan kepekaan

Sabar dan syukur menggapai ridha-Mu
Menyatu dalam bingkai keimanan

Ajari aku untuk selalu
Ridha dengan keputusan-Mu duhai Sang Maha Penyayang

02 September, 2006

coretan di Hari Anak

“Putramu bukanlah putramu. Mereka adalah putra-putri kehidupan yang mendambakan hidup mereka sendiri. Mereka datang dari kamu, tetapi bukan dari kamu. Dan sungguhpun bersamamu mereka bukan milikmu. Engkau dapat memberi kasih sayangmu, tetapi tidak pendirianmu, sebab mereka memiliki pendirian sendiri. Engkau dapat memberikan tempat berpijak bagi raganya, tapi tidak bagi jiwanya, lantaran jiwa mereka ada di masa datang, yang tidak bisa engkau capai sekalipun dalam mimpi. Engkau berusaha mengikuti alam mereka, tetapi jangan berharap mereka dapat mengikuti alammu, sebab hidup tidak surut ke belakang, tidak pula tertambat di masa lalu.”
(Kahlil Gibran)

“In their world of innocence.. these children were free to laugh.. to love.. and to dream.. but on their 12th birthday. Their childhood ended forever.”
(Innocence Voices).

“Untuk anak-anak korban penganiayaan, terutama mereka yang tersembunyi.. “
(24 wajah Billy)

masa kanak-kanak adalah masa dimana paling menentukan masa depan seorang individu, masa dimana berpengaruh bagi karakter seseorang, masa dimana seharusnya para orang tua dan calon orang tua belajar bahwa mereka tak seharusnya mengulangi kesalahan untuk membenarkan bentuk kekerasan dilakukan dengan alasan apapun. mungkin bumi ini tak tenang, mungkin perang semakin merajalela karena mereka yang melakukan itu menjadikan kekerasan adalah satu-satunya jalan keluar dari sebuah masalah, mungkin juga tak pernah tahu dan ingin adanya kedamaian dan ketenangan. (myself)

Kutipan-kutipan diatas sangat menarik perhatian saya, sebenarnya mau ditaruh di blog bertepatan pada hari anak nasional, lama sekali saya nggak nge-net. Lama tak membaca dan menulis juga membuat pikiran mandeg dan benar-benar terasa terdeterminasi atau mungkin lebih tepatnya hubungan sosial pada beberapa orang juga ikut mandeg, jadi inspirasi juga ikut mandeg gitu. Satu kemungkinan yang paling memungkinkan saya seperti itu, yup! Skripsi.. gosh!!! I must focus on my thesis on a couple month. Studi empiris yang cukup menyenangkan tapi juga cukup melelahkan. Kenapa harus ada yang disalahkan, that’s a part of consequence or risk that u’ve must pay okay! Fiuuhh! I think I must pass the last part of being collegers, ya..ujian!!! saya harus ikut ujian kompre dulu and then ujuan meja (dag.. dig.. dug..duarr..), kalo emang gak ada halangan (mudah2an lancar) maybe I’ll take next month or.. on October. Hopefully like that. Wish me..
belajar!!! belajar!!! smangaaaatt!!!

22 June, 2006

Negeri 1001 Masalah

Akhir-akhir ini butuh ketegaran rasanya jika harus membaca berita baik itu di media cetak maupun elektronik. Selalu muncul pertanyaan yang ujung-ujungnya sulit untuk dijawab dan seakan-akan seperti halnya lingkaran setan yang tak bisa putus. Setelah negeri ini beberapa bulan yang lalu mengalami bencana tak terduga (Tsunami) di Aceh dan memakan korban ratusan ribu jiwa, kasus Ambalat yang begitu cukup menegangkan hubungan kedua negara Indonesia-Malaysia, maraknya flu burung dengan segala dampaknya terutama bagi para peternak, kasus persidangan Munir, hingga semakin merajalelanya korupsi di tiap pelosok bahkan pada sebuah instansi yang seharusnya tak layak untuk melakukan itu (KPU dan Polri). Semua sudah cukup menyakitkan. Karena buntut-buntutnya rakyat kecil yang makin menderita, ditambah lagi kenaikan harga BBM dengan dalih subsidi yang akan dialokasikan untuk anggaran pendidikan dan kesehatan gratis. Sekali lagi belum ada realisasi yang signifikan, hal ini dibuktikan banyak kasus baru di dua sektor tersebut.Belum selesai semua masalah tersebut, sudah banyak lagi masalah baru yang harus diemban negeri ini yang lagi-lagi mempengaruhi dan merugikan rakyat kecil. Sepertinya pemerintahan SBY-JK benar-benar sedang diuji ketangguhannya dalam menghadapi masalah yang silih berganti di negeri malang ini. Kredit macet senilai Rp.2,28 triliun dan 225,78 juta dollar AS dari 34 debitor eks Bank Mandiri, karena hal ini mau tak mau negara harus turut pusing menyelesaikannya jika tak ingin mengulangi kejadian krisis ekonomi tahun 1998. Tak hanya itu pemerintahan SBY-JK pun harus memutar otak untuk munculnya masalah-masalah kesehatan. Mulai dari maraknya kasus lumpuh layu (polio) yang menyerang anak-anak di beberapa wilayah, padahal sejak 5 tahun lalu Indonesia dinyatakan Bebas Polio, saya ingat sekali ketika itu tiga tahun berturut-turut (1995-1997) diadakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN). Tidak hanya kasus polio yang menyeruak ke permukaan tapi juga kasus maraknya busung lapar di NTB dan beberapa wilayah. Alhasil bapak Presiden yang terhormat terheran-heran dengan menguaknya kasus ini, karena selama ini sudah beberapa kali rapat dengan para gubernur di kantor Presiden dan laporan yang selalu dia terima hanya ABS –Asal Bapak Senang-. Menurut Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof.dr.Ascobat Gani MPH, kasus ini merupakan fenomena gunung es dan puncak masalah gizi buruk di Indonesia yang telah berlangsung bertahun-tahun (Kompas, 14/06). Tak dapat dipungkiri kenaikan BBM salah satu pemicunya, jika dipikir lagi mana bisa masyarakat miskin lebih mengutamakan sekolah (pendidikan), jika untuk makan saja susah karena harga bahan pokok yang melambung tak terkejar daya beli mereka. Belum lagi ditemukan kasus semakin menyebarnya AIDS di wilayah Papua.Selain itu masalah-masalah yang juga menjadi catatan penting yaitu lemahnya penegakan supremasi hukum dengan bukti banyaknya kasus yang belum terselesaikan, bahkan semenjak munculnya keputusan dibebaskannya Nurdin Halid dari segala dakwaan sangat kontroversial dengan gerakan genderang perang terhadap korupsi yang ditabuh Pak SBY. Jika begini terus sudah diduga hasilnya akan sama saja dengan kasus-kasus korupsi sebelumnya. Apa sebenarnya yang dapat dilakukan? Bersamaan dengan bangkitnya gerakan moral anti KKN , kita perlu membangun sistem. Sistem ekonomi, sistem politik sehingga kita tertutup peluang untuk KKN. Sebuah pekerjaan yang tidak mudah dan butuh waktu yang lama, tak semudah membalikan telapak tangan. Saya pernah membaca mengapa negara-negara Skandinavia maupun Singapura keuar sebagai negara yang bersih; karena sistem ekonomi, sistem politik nya menutup peluang untuk melakukan KKN. Mereka memiliki sistem kesejahteraan yang menutup kemungkinan itu, yaitu “partisipative welfare state” yakni seluruh rakyat ikut mewujudkan tercapainya tingkat kesejahteraan yang tinggi, melalui kepemilikan perusahaan-perusahaan tempat mereka bekerja sebagai anggota koperasi tenaga kerja di perusahaan itu. Selain itu, juga sistem jaminan sosial yang diterapkan kedua negara itu nyaris sempurna sehingga warganya dapat hidup tenang sepanjang hidupnya. Birokrat di Singapura termasuk yang menerima gaji tertinggi di dunia. “Central Provident Fund” Singapura, semacam Jamsosteknya Indonesia, yang menjadi tulang punggung dalam mewujudkan tingkat kesejahteraan masyarakat.Masih banyak lagi masalah yang harus dihadapi negeri 1001 masalah ini. Maraknya illegal logging (penyelundupan hasil hutan), pembajakan hasil karya (HAKI), terorisme, trafficking (perdagangan manusia, terutama pada anak-anak dan perempuan), peningkatan jumlah pengangguran, banjir di beberapa kota besar, krisis BBM, pembangunan yang menimbulkan kecaman dan kekerasan (dikeluarkannya Perpres No.39 th.2005), kasus TKI kita, pornografi yang makin merajalela, dan sebagainya. Entah apa dosa kita, masalah demi masalah silih berganti dan tak jarang terjadi secara beruntun. Apakah Tuhan sedang memberi peringatan? Hampir semua masalah ini jelas timbul karena kesalahan manusia sendiri. Kita seakan-akan tak pernah mengambil pelajaran dari apa yang sebelumnya terjadi. Jatuh di lubang yang sama berkali-kali. Meskipun terus mengalami pergantian kepemimpinan, jika terus begini kita tak akan pernah bisa menyelesaikan masalah-masalah itu satu per satu. Sudah saatnya kita bekerjasama mengatasi masalah-masalah ini, “gotong royong” jangan hanya dijadikan slogan. Sudah saatnya kita bangkit dan melakukan perubahan!!!.

16 June, 2006

katamu

Aku tak pernah habis berkata
Aku tak pernah habis berucap

Rinduku tak pernah habis
Sayangku tak jua habis

Ingatanku terus memudar
Tapi tak pernah habis tentangmu

Kenyataan terus berjalan
Tapi tak pernah habis mimpiku

Jeda sejenak dibutuhkan
Tapi aku hanya menganggapnya
Koma, kutip, spasi, dan tak pernah titik
Pun itu akhirnya enter

Waktu membuatku menikmati hidup
tanpa harus mengakui keberadaanmu
Namun engkau datang lagi
lewat wujudmu,suaramu,bayangmu,mimpi atau lainnya

Kadang engkau seperti karet
Ketika ku menjauh, kau mencoba mendekat
Kadang aku yang seperti ombak
Ketika kau menjauh, aku mencoba mendekat

Sebenarnya apa sih maumu?
Apa sih mauku?
Apa maunya kita?
Sudah jelas bukan?

Kita harus memberi jarak
Pada rasa yang harus dibatasi
Kita memang belum layak
Mungkin bisa dijalani namun itu tak pasti

Aku hanya ingin ketenangan
Meski hanya dengan harap dan tangis di sujud sepertiga malam-Nya

titik
(akhirnya..)

15 June, 2006

phyctophobia

Photobucket - Video and Image Hosting
Ketika malam menyergap
Aku mulai merasa pengap
Karena malam terkadang begitu membius
Meski bintang-bintang gemerlapan

Jujur aku takut gelap
Terlebih di ruangan senyap

Semuanya hitam,
Melebur dalam gelap,
Ketiadaan..
Kehampaan..
Fatamorgana..

Namun akhirnya kuharus berteman denganmu
Engkau hitam
Dan aku cahaya yang bersinar

Kini,
Selalu saja ada terang
Meski hanya dalam hitam

Engkau hitam..
Aku cahaya..

11 June, 2006

Orang miskin dilarang mati!

Sedih rasanya ketika harus melihat berita mengenai pemulung bernama Supriono yang hari minggu lalu (5/6) terpaksa menggendong jenazah anaknya yang bernama Kairunisa berusia 3 tahun. Hal ini harus dia lakukan karena ketidakmampuan menyewa mobil jenazah apalagi memakamkannya di salah satu pemakaman di Jakarta, dengan peluh mengucur ia harus menggendong anaknya untuk dimakamkan di Kramat, Bogor. Tentu saja dia sangat bingung, dengan uang Rp.6.000 apa yang dia bisa perbuat jika dibandingkan harus menyewa mobil jenazah yang mencapai Rp.450.000 atau menguburkan anaknya di Ibukota yang biayanya bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan. Lalu dimana peran dana alokasi kompensasi BBM yang dijanjikan salah satunya pada sektor kesehatan bagi rakyat miskin?karena sebelumnya pada kasus ini Supriyono yang berpenghasilan rata-rata Rp.10.000 per hari hanya mampu satu kali membawa Khairunisa ke puskesmas untuk mengobati Muntaber yang dideritanya, selebihnya pengobatan yang diterimanya tak tuntas karena ketiadaan dana hingga akhirnya meninggal di dalam gerobak pemulung milik ayahnya. Kali ini bertambah lagi catatan kegagalan alokasi dana Kompensasi BBM. Dan yang patut disayangkan kemana nurani masyarakat sekitar yang melihat kejadian itu. Saya sampai berpikir, ada benarnya juga apa yang dikatakan Budiarto Sambazy (Kompas,11/06) dalam tulisannya “Abad Gelap Kita”, bahwa tidak ada istilah “rakyat kita” yang ada hanya saudara kita, teman kita, dan suku kita. Maksud tulisan ini terkesan jika harus dibantu, masih banyak orang yang harus dibantu hingga akhirnya daripada repot sendiri lebih baik tak usah dihiraukan. Masyarakat ibukota terkesan buat apa melakukan sesuatu yang bukan tanggung jawab diri dan beranggapan akan ada orang lain yang melakukannya, namun kenyataannya tak satupun yang ada. Kasus seperti ini mungkin masih banyak terjadi, dan bukan tak mungkin ini juga terjadi di beberapa wilayah negeri ini. Lagi dan lagi orang miskin tidak hanya dilarang sekolah dan dilarang sakit, namun juga dilarang mati. Sekedar tawaran mungkin setelah kejadian ini terkuak, Eko Prasetyo si penulis buku “Orang Miskin Dilarang Sekolah” dan “Orang Miskin Dilarang Sakit” dapat menambahkan karyanya berjudul “Orang Miskin Dilarang Mati”. Ini hanya sekedar tawaran teman..

26 May, 2006

../(^_^)\..???

Photobucket - Video and Image Hosting
what a funny life!!!
everyone live and try to understand
their own life with their own way

should i???
such a bullshit words!

23 May, 2006

t.h.a.n.k.s

its only
one words..
six alphabets..
which always,
i dedicate
to you
for your kindness, so sweet and tenderly
for your smile, warm and pleased
and..
for giving me the best day of my life

(17052006)

16 May, 2006

homesick

Photobucket - Video and Image Hosting
bahkan seorang pengembara pun
pada akhirnya akan rindu pulang

sama halnya saya seorang perantau
yang sudah cukup lama menahan rindu,
berangan kembali berkumpul dengan
kenangan, sahabat, dan keluarga

i wanna go home and hugs my fam

My repeatable wish

Tuhanku..
Meski hamba hanyalah seorang manusia yang maksum
Mohon tetapkanlah hamba dalam
Kesabaran Ibrahim
Kekuatan Musa
Serta keteguhan Rasulullah
Amin..

xxx

Photobucket - Video and Image Hosting
Manusia itu terkadang tak pernah sepenuhnya
tahu apa yang diinginkan, mungkin karena selalu
ada kesombongan dan selalu ingin dalam kebahagiaan.
Terkadang juga tak pernah jelas paham apa yang
dituju. Terkadang juga menjalani hidup hanya karena
memang harus dijalani. Ada yang berprinsip
-biarkan hidup mengalir begitu saja-,
ya! Seperti halnya air yang selalu mengikuti arus,
mengikuti kenyataan katanya. Ada juga yang berprinsip
-kejar dan perjuangkan apa yang ingin dicapai-,
meskipun sulit dan seakan-akan hanyalah mimpi
juga terkadang menimbulkan kesan ambisius.

Kita lahir dengan kesendirian dan keterasingan
yang kita miliki, dan tak jarang merasakan kesepian.
Pun akhirnya kita akan kembali menghadap-Nya
dengan kesendirian, keterasingan dan kesepian itu.
Sebab kita hanyalah seorang pejalan..
yang terus menerus meninggalkan jejak kenapa,
mengikuti petunjuk bagaimana,
untuk menuju ke sesuatu yang bernama apa.

Kita hanyalah seorang pengembara..
yang terus mencari, mencari,
dan mencari sesuatu yang sebaiknya kita cari
dan kita temukan. Dunia dipenuhi cari-mencari,
mencari yang ada, padahal inti mencari adalah
yang tiada.

15 May, 2006

sabar dan ikhlas? Mampukah?

..orang yang kuat itu bukan orang yang menang dalam pertarungan,
tetapi orang yang mampu mengendalikan amarahnya..

Seseorang tidak akan merasa tentram
kecuali setelah dia diuji, Allah telah
menguji Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad.
Ketika mereka bersabar, Allah menentramkan mereka.
Ujian yang mereka alami sangat berat hingga
tak seorang pun menyangka bahwa mereka
dapat terlepas dari ujian tersebut.
Semoga kita selalu menjadi hamba-Nya
yang sabar dan pandai bersyukur.

fiuuhh!!! alhamdulillah..akhirnya, satu urusan
sudah selesai dan diatasi, meski sempat tak
lepas dari keluh kesah dan menahan amarah.
sulitnya belajar sabar dan ikhlas

13 May, 2006

im afraid of the dark

Photobucket - Video and Image Hosting
in a space

feels..

disturbed

insecure

retarded

even,
destroyed

and..
leave me live in confussion

also..
remind me bad times of my life

is there someone could give me the lights?
Or.. be with me till PLN turns on the lights.

(what a pitty!!! pemadaman bergilir yang menyebalkan!)

03 May, 2006

crash..

Photobucket - Video and Image Hosting
kadang saya tidak habis pikir dengan
orang-orang yang pemikirannya terkadang
masih picik dan sempit. hal ini juga mungkin
sering terjadi pada diri kita.
juga saya sendiri, yang terkadang lebih
cepat menilai sesuatu.

kemarin, tepatnya di hari pendidikan nasional
saya kembali menuai kecewa, jelas hal ini
tidak saja dialami oleh saya ataupun teman-teman
yang sama-sama mengenyam pendidikan di universitas.
mulai dari level TK, SD, SMP, atau SMU
yang namanya pendidikan di Indonesia sangat
memalukan! sulit untuk diakui dan dibanggakan.
pendidikan yang semakin lama semakin jelas hanya
milik orang-orang berada, tapi tak jarang tak punya
adab. ah..kenapa saya jadi terkesan mencaci maki begini

the fact! hari ini saya sangat sangat jengkel dengan
dosen pembimbing saya. pembimbing 2 yang sepertinya
terobsesi menjadi pembimbing 1 (asumsi saya).
saya datang ke rumahnya untuk mengambil proposal
yang saya serahkan seminggu yang lalu. sekedar info
8 bulan saya mengabaikan kerja skripsi, cuma gara-gara
dosen sialan itu! (boleh kan marah?). september tahun
lalu saya mengajukan proposal, unfortunately! dia gak
suka judul yg diajukan, padahal pembimbing 1 dah acc.
tapi dia terkesan mengancam dan mengeluarkan argumen yg
menurut saya gak masuk akal. mengancam saya di ujian
skripsi, dan yang saya tahu dia sudah dikenal sebagai
"dosen brengsek" dia bilang cari judul yang gampang saja,
lagipula pembimbing 1-mu kan Nasrani, mana mungkin dia
paham akuntansi syariah.
(hari gini bawa perbedaan agama untuk mengembangkan IPTEK???)

God pliiizzz!!! statement-nya nyebelin, untuk ukuran
seorang dosen seharusnya dia berpikir dan bersyukur
dong masih ada mahasiswanya mau repot-repot membuat
skripsi dan siap menanggung resiko (bukannya mau
narsis!). lagipula, kalau dipikir-pikir biasa aja kok
yang mau saya bahas. sebenarnya dia gak berhak berkata
dan bersikap seperti itu.
(dosen gitu loh! kita masih di Indonesia bung! feodal abiizzz..)

alhasil 6 bulan kemudian, saya kembali menawarkan
proposalbaru yang gak ada kaitannya lagi dengan
akuntansi or ekonomi syariah, tapi tentang akuntansi
keperilakuan (seperti psikologi akuntansi). tapi,
lagi-lagi dengan sok tahunya dia (si pembimbing 2)
bilang :
"kamu itu keras kepala yah! kan sudah saya bilang
kalau mau menulis nda usah yang susah-susah, nanti
kalau sudah S-2 atau S-3 saja. sekarang nda usah
sombong..nda usah mempersulit diri,dan bla..bla..bla.."
(pokoknya lama dan ngomong ngalor ngidul yang gak jelas).

setelah dipikir-pikir, kayaknya nanti akan ada
pertentangan sengit antara pembimbing 1 dengan
pembimbing 2 deh. dan lagi-lagi mahasiswa yang
dikorbankan. ah..susah memang kalau Indonesia
masih punya orang seperti ini (kayak si pembimbing 2).
kapan mau maju, kalau pemikiran dan sikapnya
seperti itu.pendidikan kan investasi terbesar
untuk mengubah manusia menjadi manusia sesungguhnya,
yang berilmu, beradab dan bermanfaat bagi sesama.

lagi-lagi kamu mengkhayal sultra.., ini Indonesia
shit!!!

02 May, 2006

untuk pramoedya ananta toer

Photobucket - Video and Image Hosting
Kita tidak pernah tahu kapan kita akan kembali
Tapi setidaknya kita tahu apa yang akan kita bawa
Sepenggal perjalanan hidup yang sangat berarti
Walau pantas mendapatkan lebih dari itu...

Kita tidak pernah tahu kapan kita akan kembali
Walau kita berusaha mengerti bahwa semua yang datang
Pasti akan akan kembali kepadaNya
Karena apapun yang kita sisakan didunia
Akan sangat berarti bila kita bisa mengerti dan
Menerimanya dengan tabah,….
(taken from : milis bibliophile_GPU)

Selamat Jalan Pram….
Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun...

Perjalananmu boleh berakhir tapi pemikiranmu tidak akan pernah berakhir

ps : untuk ocha, sudah baca bukunya yg "saya terbakar amarah sendiri" gak?
kapan kita diskusi lg fren?

30 April, 2006

SANDARAN HATI

Photobucket - Video and Image Hosting
Yakinkah ku berdiri
Di hampa tanpa tepi
Bolehkah aku mendengar-Mu
Terkubur dalam emosi, tanpa bisa bersembunyi
Aku dan nafasku merindukan-Mu

Terpuruk ku disini, teraniaya sepi
Dan ku tahu pasti, Kau menemani
Dalam hidupku, kesendirianku

Teringat ku teringat
Pada janji-Mu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri
Kulakukan sepenuh hati

Peduli ku peduli
Siang dan malam yang berganti
Sedihku ini tak ada arti
Jika Kaulah sandaran hati..Kaulah sandaran hati..

Inikah yang Kau mau
Benarkah ini jalan-Mu
Hanyalah Engkau, yang kutuju

Pegang erat tanganku
Iringi langkah kakiku
Aku hilang arah tanpa hadir-Mu
Dalam gelapnya malam hariku


(nice song by letto)

lagu yg bener-bener kontemplatif /(^_^)\,
meski tiap orang punya interpretasi yang berbeda tentang "sandaran hati",
setidaknya kita masih punya sesuatu yang patut memotivasi 'n bisa ngingetin diri untuk slalu bersyukur.
ciayooo... carpe diem! seize the day!

27 March, 2006

passion

hidup ini perjuangan
karenanya butuh banyak keberanian, kesabaran, dan keyakinan
untuk mewujudkan harapan

masalah gagal atau sukses
itu masalah nanti

yang terpenting, aku perlu mencoba
mengejar impian itu
hidup tanpa mimpi, bukan hidup namanya

enyahlah rasa takut
hasil itu hanyalah salah satu konsekuensi ketidakpastian

monolog seorang perempuan

orang (meski tidak semua) selalu berusaha yakin dengan kata hatinya. hampir seluruh aktivitas yang kita lakukan, manusia mau tidak mau dan sadar atau tidak sadar melibatkan kata hatinya. memang terkesan subjektif, karena apa yang dirasakan oleh diri sendiri belum tentu sama ketika terjadi pada orang lain. dan boleh jadi itu tidak benar karena diri yang cenderung konservatif.

melibatkan hati atau perasaan biasanya hal yang lumrah pada perempuan, entah itu ditinjau dari perspektif psikologis (sains) maupun agama. perempuan cenderung kurang dapat berpikir rasional, katanya. tapi bukankah setiap manusia (dan tidak hanya perempuan) diciptakan dengan unsur yang sama?akal, ruh (jiwa) dan nafsu. parahnya meski secara pribadi saya menolak kalau perempuan cenderung kurang bisa rasional, akhirnya hal itu terbantahkan juga oleh diri sendiri. tanpa perlu pengujian empiris ataupun eksperimen, toh saya sendiri sadar mungkin memang perempuan seperti itu. saperti yang terjadi pada saya dan beberapa teman yang akhir-akhir ini sering sharing mengenai hal yang sama.

ah...kalau sudah bermain di wilayah perasaan rasanya malas untuk membahasnya, hanya perlu monolog. belum waktunya mengungkap semua hal pada seseorang, yang ada sering muncul ketakutan, perasaan bersalah, pikiran macam-macam, hal-hal yang tak mendasar lainnya (kalaupun ada landasannya, mungkin skali lagi akan kurang rasional dan tidak dapat diterima), dan kesalahpahaman karena benturan komunikasi.

meski hanya seorang perempuan, rasanya memang perlu sesekali berpikir rasional dan realistis. seperti akhir-akhir ini, ketenangan menjadi asupan sehari-hari saya. meski terkadang masih muncul kecemasan (ayolah! kita kan manusia, bukan robot), kadarnya tak seberapa dan masih dapat diatasi.

namanya juga jiwa, kadang mengalami beberapa guncangan. dan salah satu kelebihan seorang perempuan yang berpredikat "makhluk halus" adalah kuat untuk mengendalikan dan mengatasinya. survei telah membuktikan (jangan tanya bukti), pada kenyataan sehari-hari ada banyak kasus yang menguatkan. seorang perempuan lebih militan menjadi single parent . bagaimana???

21 January, 2006

Entah..

Mungkin asa tlah menyurut
Seiring surutnya kekaguman

Mungkin lelah tlah menjemput
Seiring bedanya keadaan

Mungkin jemu tlah menyapa
Hingga aku tak lagi merasakan hal yang sama

Entah..kunamakan apa
Mungkin esok dia tak lagi menjadi bagian asa, lelah dan jemuku

Dan semuanya mungkin kan berlalu

Sekali lagi,
entah..

berkawan sepi

Image hosting by Photobucket
Beberapa hari lalu saya bertanya dengan seorang teman ketika dia mengatakan akan tidak mengaktifkan telepon genggamnya selama beberapa lama. Alasan yang dia ajukan cukup menarik, meskipun sebelumnya dia enggan untuk mengatakannya. 'mencoba berkawan dengan sepi' katanya. Meski sebelumnya saya sempat merasa narsis, mungkin dia melakukan itu karena tidak mau menerima teleponku ataupun sekedar pesan pendek dariku (gumamku dalam hati, terkesan GR sekali). Yang jadi masalah bukanlah gumam dari saya, tapi kalimat yang dia katakan. Mencoba berkawan dengan sepi?adakah manusia yang tahan untuk berkawan dengan sepi?bahkan hanya sejenak, ketika jeda tiba setelah terbebas dari berbagai rutinitas yang menggerus sisi kepekaan manusia.

Saya berpikir, sepi datang hanya memberikan kita sedikit ruang untuk bisa memaknai hidup bahkan untuk orang yang sentimentil sekalipun menganggap meratapinya adalah suatu cara untuk bisa memaknainya. Kita tak bisa menghindarinya, tapi sekali lagi kekuasaan manusia hanya bisa mencoba berteman dengannya. Ketika sebenarnya sepi itu tak ada janganlah berusaha untuk mencarinya, atau ketika datang janganlah mencoba menepis ataupun membunuhnya (menyiksa diri dan lebih menyakitkan tau!). Mungkin ini yang terjadi pada teman saya itu. Sebenarnya mungkin saja dia tak perlu merasa sepi dan memaksa diri berkawan dengan sepi, jika saja dia memahami apa yang membuatnya sedemikian merasa seperti itu dan bagaimana menemukan jalan keluarnya (ah…lagi-lagi kesannya saya menganggap itu hal yang mudah!).

Bisa jadi dia sedang merasa kehilangan seorang teman, ya!teman yang dapat menepis rasa 'sepi'nya itu. Tulisan ini saya persembahkan untuk dia, sekaligus saya ingin berucap : 'mungkin kita perlu jeda, kawan'.

Mengutip dari kalimatnya Erich Fromm yang bisa saja cocok dalam pembahasan ini, cinta adalah kebutuhan eksistensial manusia untuk mengatasi masalah 'keterpisahannya' sekaligus kerinduannya akan kesatuan.
Atau salah satu senandung Rumi yang sangat saya sukai :
Kebijaksanaan ilahi adalah takdir dan suratan nasib yang membuat kita saling mencintai satu sama lain
Karena takdir itulah setiap bagian dari dunia ini bertemu dengan pasangannya
Sebagaimana Tuhan memberikan hasrat pada laki-laki dan perempuan sehingga menjadi terpelihara oleh kesatuan mereka
Tuhan juga menenamkan ke semua eksistensi, hasrat untuk mencari belahannya
Masing-masing saling mencintai untuk menyempurnakan karya bersama mereka.

Satu kalimat terakhir sebelum saya menutup tulisan ini : untuk menepis 'sepi' itu sulit meskipun bisa, jadilah 'lelaki pemberani' seperti dalam tulisan abang saya (batangase.blogspot.com), karena kebahagiaan hanya milik mereka yang berani.

Have a nice day bro! God bless u and I wish ur hope come true.
Masih mau berkawan dengan sepi? Atau ada lagi yang mau mencoba berkawan dengan sepi? (ah..mungkin saya juga masih melakukannya)

20 January, 2006

perempuan

Image hosting by Photobucket
Masa lalu adalah kenangan,
hari ini adalah kenyataan,
dan esok adalah harapan


Terimakasih untuk seseorang yang hingga hari ini masih menjadi bagian motivator dalam hidup saya. Ah! Kenapa saya harus merasa menjadi perempuan bodoh, kata dia perempuan halnya seperti dalam film 'a very long engagement' atau 'amelie' bukanlah menjadikan alasan saya untuk menjadi tidak smart, hidup bukan sekedar bertahan atau tidak, yang terpenting adalah menata harapan dan berhemat. Frankly, kata-katanya mengena sekali pada saya. Tiap kali saya nonton dua film itu, rasa-rasanya perempuan selalu diidentikkan seperti itu. seems so stupid for me!

Tapi sampai sekarang saya masih saja suka film seperti itu, seperti halnya 'baran' yang menggambarkan bagaimana perjuangan seorang perempuan mencoba untuk hidup dan eksis di tengah masyarakat yang memandang bahwa hanya laki-laki yang punya hak di ruang publik, meskipun lebih menggambarkan pengorbanan untuk membantu orang tuanya (ini hanya tanggapan pribadi, maaf kalo terkesan feminis).

Ada juga film 'spanglish' yang lagi-lagi menggambarkan perempuan sebagai single parent yang mencoba untuk make good relation dengan putrinya ditengah masalah perbedaan budaya dan pola asuh keluarga majikannya, kalo kita melihat peran ibu yang dimainkan di film itu mungkin agak 'konservatif', tapi pada akhirnya seorang ibu lagi-lagi bisa membuktikan keahliannya dalam membentuk generasi.

Atau film 'little man tate' yang digarap langsung sama pemainnya Jodie Foster. terus terang ini film favorit saya, entah sudah berapa kali saya memutar ulang CD-nya. ceritanya menarik, Jodie Foster yang berperan sebagai ibu (sekaligus ayah) harus mengatasi masalah krisis eksistensi diri yang dialami putranya yang berusia 7 tahun. Fred Tate seorang anak jenius yang mengalami kelainan sosial karena kejeniusannya. Di satu sisi ibunya memberikan kehangatan dalam bentuk kasih sayang, namun di sisi lain dia butuh teman untuk mengaktualisasikan dirinya dan butuh pengakuan dari orang lain (salah satu kebutuhan dasar manusia)yang tak bisa dia dapatkan dari ibunya. akhirnya berkat seorang perempuan yang mencari bakat anak-anak jenius dia bisa memenuhi kebutuhannya. perpaduan pola didik dari kedua perempuan itu, yang membuatnya berhasil menjadi manusia.

Ah...lagi-lagi perempuan bukan?
saya jadi ingat my mom, miss u mom

12 January, 2006

MOHON DOANYA YA...

abang saya sabtu ini (14 jan '05) bakal tes IELTS dan academic interview (19 jan '05) untuk mengikuti seleksi beasiswa lanjut studi (S-2) ADS.
mohon didoakan mudah2an berjalan lancar selama prosesnya 'n dikasih keputusan terbaik (entah itu lolos ato nggak)
dd juga maunya kk lolos siiihh...BERSEMANGAT!!!
thanks atas doa kalian
(semakin banyak yg ngedoain semakin baik bukan?hehehe...)

alamat rumah bacanya niiihh... /(^_^)\

JL. SEHATI NO.14, MAKASSAR

P.S : LORONG DI DEPAN POM BENSIN PERTAMA KALO KAMU LEWAT JALUR KM.4 MENUJU JL. A.P PETTARANI, DIAPIT MA JL.ABUBAKARLAMBOGO DAN JL.SEJIWA TERUS KAMU BAKAL KETEMU RUMAH KE-7 (KALO GAK SALAH ITUNG). RUMAH KAYU BERPAGAR BAMBU. TULISAN DI DEPANNYA JELAS "BUUKUU".(DUH DESKRIPTIF BGT YAH!)

AYOOOO...SELAMAT MENGUNJUNGI YA...
JADI ANGGOTA LEBIH BAGUS LAGI
ATAU
ADA YANG MAU MENYUMBANG BUKU?
BUKU2 PELAJARAN SD,SMP,SMU ATAU BUKU2 CERITA ANAK2? BOLEH BANGET!
PROGRAM SATU KALI TIAP MINGGUNYA ADA SEKOLAH RAKYAT BUAT ANAK2 YG GAK SEKOLAH ATAU PUTUS SEKOLAH.
WUJUDKAN MAKASSAR CERDAS DAN GEMAR MEMBACA YUK!

ORANG YANG MEMBACA BERBEDA KETIKA MEMANDANG DUNIA
(KALO GAK SALAH INGET QUOTE FROM : "MUSASHI"
HEHEHE...

11 January, 2006

cemas

Bila kau diam..
Angin diam,
Duniapun kelam,
Lalu aku karam dalam runyam

Bila kau berpaling..
Ranting-ranting kian mengering,
Duniapun berhenti berkeliling,
Lalu aku remuk seperti beling

Engkau seperti halnya rintik hujan,
Yang memancing senyumku ketika jatuh,

Bagaimana jika
aku yang diam..
aku yang berpaling..

Engkau begitu semakin dingin
Enggan berucap, datar dan berlalu seperti angin

Jika saja dapat kusimpan rasa itu,
Mungkin kita bisa seperti dulu,
Membawa kecemasan masing-masing
Setelah mengisi kekosongan, tanpa perlu merasa pusing
Dengan masa depan yang kian terasa asing

( teman yang berucap kepada temannya,
juga adik yang berucap kepada kakaknya )

30 December, 2005

welcome new house of books in Makassar

Boleh dibilang promosi juga sih...
Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com
Awal Januari ini rumah baca ini akan segera launching (sebenarnya sudah buka dari minggu lalu) namanya "buukuu", tujuannya cuma satu kalimat : "membangun generasi cerdas nan kreatif". rumah baca ini salah satu program kerja sebuah yayasan yang saya dan teman-teman rintis. Intinya hampir semua program kerja kami berupaya untuk memberikan hak anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, supaya ke depan negeri ini bisa bangkit dari sakit yang berkepanjangan. well, maybe masih ada orang yang berpikir kalo usaha kita ini paling cuma bertahan sebentar, but kita masih punya banyak semangat 'n energi untuk doing the best thing for a better life. wah....kesannya klise yah?
Tahu nggak, setiap melihat anak-anak yang nggak dapat sesuatu yang layak dari hidup, saya dan teman-teman jadi suka merasa bersalah. That's our responsibilities bukan?
Mungkin this quote can represent it : "kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau masih ada hal kecil yang bisa dilakukan kenapa harus pusing dengan hal-hal besar yang sulit untuk dilakukan"

Untuk sementara saya cuma bisa ngomong segitu aja. kapan-kapan saya kasih masuk kegiatan yang akan dilakukan disana. so, doakan saja ya...

We will see people smiles there

memories and hope

genangan waktu

Kenangan adalah genangan waktu yang datang di depan, meski ia telah lampau. Terkadang kita begitu sulit menentukan langkah ketika ia menghadang.
Menghindarinya tentulah tidak bijak dan bukan pilihan tepat.
Begitu pula dengan pilihan tuk merenangi kenangan.
Kedua pilihan itu hanya menggerus jiwa dan pikiran.
Di antara genangan kenangan, tersedia pijakan yang dapat kita pakai untuk melintas. Percikan-percikan air yang sampai pada kaki kita pastilah selalu ada, anggaplah sebagai pembasuh untuk menyegarkan dan menegarkan langkah.


(taken from k' manchu's blog. thanks bro dah ngebolehin ngambil puisimu
yg bagus ini).

hampir 2 minggu ini saya benar-benar kembali merasa sangat tenang,
entah karena rutinitas yang semakin menghimpit diri untuk nggak terlalu sensitif
dan memikirkan hal-hal yang sepatutnya dipikir nanti saja(kebanyakan sih tentang masa depan, tapi toh pada akhirnya saya harus kembali sadar bahwa saat ini
sebagai manusia biasa kita cuma bisa berpijak pada realitas,
yah tentunya tanpa harus meminggirkan harapan). Kadang saya suka sifat saya yang sensitif, kadang i hate it much. Apa karena saya seorang perempuan (what's that???apa ini yang dinamai naluri or kodrat? entahlah!).

ALLAH please...kenapa saya musti harus terus dihantui kenangan dan ketakutan-ketakutan, sultra nggak mo jadi hamba yang kufur akan semua nikmat-Mu dan menentang skenario-Mu. Butuh keyakinan penuh dan ketekunan untuk tetap teguh dengan apapun ketentuan-Mu nantinya. Terus terang saya sangat benci ketidakpastian, tapi if i rethinking again : "nggak ada sesuatu yang pasti dalam hidup kecuali ketikpastian itu sendiri juga kematian tentunya".
Sumpah!!! saya nggak takut akan kematian, malah punya cita-cita nggak mo lama-lama hidup kalau cuma bisa nyusahin orang lain 'n nggak bermanfaat buat orang lain.

Tapi pada akhirnya saya harus menghadapi segala kemungkinan, siap atau tidak yang jelas harus siap (untuk yang ini nggak ada kata "tidak"). Mungkin seharusnya kita harus flash back lagi untuk segala tantangan dalam hidup yang pernah dilewati sebelumnya, ini cuma bagian kecil dan seharusnya saya tetap berpikir
yang telah lalu sudah saya hadapi dan saya selesaikan dengan kepala tegak
lalu berakhir dengan senyum dan air mata kesyukuran.

Thanks ALLAH for every breath i take u still give me chance to grow 'n more knowing YOU as my savior.


"Ya ALLAH...aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, juga dari tekanan kesewenang-wenangan makhluk-Mu"

23 December, 2005

everyday is a mother's day

tak ada hari yang kosong dari kasih sayang ibu
tak ada hidup yang bermakna tanpa cintanya ibu
tak ada keindahan terindah tanpa hadirnya seorang ibu
tak ada kesucian tersuci bila tak ada seorang ibu
tak ada air mata ketulusan tanpa hadirnya seorang ibu
tak ada senyum kebahagian dan keharuan tanpa seorang ibu
tak ada kata peluh dan penyesalan dalam relung hatinya ketika kita sebagai anaknya sering menyakitinya sengaja ataupun tidak
tak ada karunia-Nya yang terindah ketika DIA menghadirkan seorang ibu untuk mewarnai dunia-Nya
tak ada nikmat yang senikmat belaian dan sentuhan penuh kesabaran seorang ibu

ibu, aku belajar darimu bahwa seorang perempuan adalah makhluk-Nya yang selalu dilambangkan dengan kelembutan hati, ketegaran, kesabaran dan keteguhan yang semuanya menyatu dalam bentuk CINTA.
Dan itu benar adanya
Bahkan seorang Adam pun begitu kesepian jika saja sampai detik ini Tuhan tak menciptakan Hawa untuknya

Ibu...aku mencintai-mu seperti halnya DIA mengasihimu dunia akhirat
Dari anakmu yang pada akhirnya akan menjadi seorang ibu, kembali memberi makna dan mewarnai hidup ini

Maaf...bukan hanya hari ini hari untukmu, setiap hari adalah hari bagimu my luvly mum's. Love and hugs for u mommy /(^_^)\

(aku tahu engkau takkan pernah membaca tulisan ini, tapi aku akan berusaha membangun jembatan bagimu dan ayah menuju syurga-NYA)

28 November, 2005

"thanks my hero"

aku hanya memiliki satu kalimat untukmu
yang patut untuk kuucap
walau harus berkali-kali
"thanks my hero..."

untuk waktu yang kau sempatkan
menemaniku dan membantuku,
juga untuk senyuman yang kau berikan
"thanks my hero..."

untuk tawa dan tangisku
yang mungkin saja membuatmu terdiam
juga untuk diammu
yang terkadang ingin membuatku melepas tawa

untuk seperkian detik yang kau berikan
menemaniku melepas kesunyian
untuk menjadi teman baikku hingga kini
"thanks my hero..."

dan aku...
akan berusaha menjadi "ur hero..."
meski itu sulit

(ps : thanks jg u/ traktiran makan 'n nonton Harry Potter-nya
nice friend u r...Luv u pal!!! lain kali sy yg traktir ya...)

22 November, 2005

belajar menjadi sabar dari anak-anak

ada saja hal-hal lucu dari anak-anak.
kita bisa menemukan kehangatan ditengah-tengah mereka.
ini foto sebuah keluarga kecil saya, keponakan-keponakan dan sepupu-sepupu mungil saya. saran saya, kalau mau melatih kesabaran bermainlah dengan anak-anak. selami dunia mereka, temukan kebahagian tersendiri. wallahhh..kok jadi kayak Andri Wongso gini yah???
Image hosted by Photobucket.com

saya yakin, para blogger pun akan ikut tersenyum seperti senyum mereka. i love them much... ada banyak hal yang kita bisa dapatkan dari anak-anak.
Image hosted by Photobucket.com

sudahkah Anda tersenyum hari ini???

senyum itu...
bukan sekedar merenggangkan otot muka
atau...
sekedar olahraga muka
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

senyum itu...
bukan sekedar pancaran kebahagiaan
atau...
sekedar pancaran hati yang sesungguhnya
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

senyum itu...
lebih dari sekedar segalanya
ayo..selagi masih bisa tersenyum, tersenyumlah...
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com


dengan senyum
kita juga bisa membagi kebahagiaan kepada sesama
so, sudahkah Anda senyum hari ini???
Image hosted by Photobucket.com

selamat menikmati senyum-senyum termanis yang pernah saya dapatkan ini,hehehe...

15 November, 2005

I am a superpower gal okay!!!

Finally! Semalam rencana saya berjalan baik n lancar, tepatnya jam 20.00 WITA dibantu kakak sepupu (pada akhirnya saya meminta bantuannya lagi, fiuuhh..), saya mengambil komputer yang dititip di kost-an teman selama saya pergi meninggalkan kamar kost-an untuk menjelajahi sebuah desa yang cukup terpencil (ciiiee.., but actually thats an interesting place).

Sebelumnya, saya meminta tolong beberapa orang terdekat saya untuk membantu mengambil seperangkat gadget itu, but all people looks so busy with their own bussines, so sewaktu mereka bilang -tak bisa-, saya Cuma bisa pasrah n sedikit kecewa ma mereka (gak tahu nih..penyakit sensitive lagi merasuk, jadi bawaannya mo marah n sedih). Sambil putar otak gimana caranya biar tuh gadget bisa sampe dengan selamat ke kamar, coz akhir-akhir ini Makassar cuacanya agak susah ditebak, seringnya mendung tapi hujannya seperti kurang niat sekaliii (but, I like rainy day!). akhirnya lampu di otak saya menyala, setelah sebelumnya berkedip-kedip mencari orang (tentunya laki-laki) yang bisa membantu menemani saya mengangkutnya. Saya menelpon ke rumah om dan menanyakan adik sepupu saya, katanya dia pergi mengerjakan laporan di rumah temannya. Setelah itu saya menelpon kakak sepupu ke nomor flexi-nya, fortunately setelah bicara beberapa menit dia janji mau membantu saya setelah urusan saya kelar.

Setelah maghrib saya tiba di rumah tante n kakak sepupu sudah siap dengan motor usangnya(hehehe..sori ka), kaget juga sih kok ngangkut tuh gadget naik motor. Saya sempat ngotot mau naik taksi aja, coz selain takut bakalan hujan saya juga masih enggan untuk dibonceng. Tapi akhirnya saya mengalah karena alasan pertama tak terbukti, sebelumnya kami ke tempat kost saya dulu. Saya mengganti baju gamis yang saya pakai dengan baju kurung panjang plus celana kargo biru yang sudah butut dan tak lupa jilbab hitam langsung pakai (nggak bisa dibayangkan what a strange costume!).

Tiba di tempat kost Ali Sastro (sobat saya yang chubby n funny juga berkulit hitam, tapi dia suka menambahkan bahwa dirinya -item manis-, narsis gitu loh..), saya langsung menunjukkan identitas plus memberi bukti berupa sms-nya Ali yang masih betah liburan di Jakarta (home sweet home nih fren!), akhirnya yang punya kost-an pun percaya. Kami langsung ke kamarnya yang letaknya di lantai 2, satu per satu perlengkapan kompi diturunkan dulu.

Trus..habis itu bagaimana?
Kami mengangkut seperangkat gadget itu sampai bolak balik dua kali. Kakak sepupu saya sempat khawatir klo saya tak kuat ketika dibonceng sambil membawa monitor. Saya tetap meyakinkannya, I can do that okay! Memangnya pekerjaan ini yang bisa Cuma cowok?! Hehehe.. selama dibonceng, kakak sepupu saya selalu bertanya untuk meyakinkan bahwa saya baik-baik saja.
Saya langsung nyeletuk dengan lantang : +come on..bro! orang gak papa kok, Im a superpower gal okay!+.
Dia pun langsung terdiam sejenak n bilang : +ko itu masih begitu, keras kepala n masih kayak cowok+.
Setelah itu saya Cuma bisa terdiam, langsung malas membahas hal itu lebih lanjut.

Really!!! I always consider myself as a superpower gal, thats perception grow deeply in me. Thats one of the way to motivate me pal, what bout u gal?

surprised!!! part-2

Ini kejutan yang ke-dua kalinya untuk saya di bulan November. Mungkin seperti film lama yang dibintangi mas Keanu -sweet November-, ya..seperti judulnya -sweet November-.

Saya baru menerima kabar bahwa salah satu sobat saya akan menikah tanggal 19 bulan ini, H-2 sebelum undangannya dibagikan saya baru tahu dan dia meminta tolong agar saya menjadi panitia resepsi pernikahannya. Sebagaimana janji saya padanya, saya baru menyebarkan kabar itu dua hari setelah dia memberitahukan ke saya. Spontaneously!!! Beberapa teman angkatan yang saya beritahu kaget plus ada juga beberapa kaum adam di kampus yang kecewa. But, thats a sweet news friend /(^_^) have a great day sis, even I know ur so nervous.hehehe.. doakan sobatmu ini akan menyusul, tentunya setelah melewati beberapa cita-cita yang ia ingin capai. Selain mau jadi wanita solehah (hihihi..), I also want being woman that can be one step further in every step I take (kok kayak lagu,hehehe..)

Tak lama setelah mendengar kabarmu, saya mendapat telepon dari seseorang yang tlah lama saya kenal tapi sudah hampir dua tahun tak pernah mendengar kabarnya. Kami kehilangan nomor kontak masing-masing, tapi akhirnya dia mendapatkan nomor hape baru saya. Wah..saya jadi senang lagi menerima telepon dari seorang senior yang sudah berbaik hati sewaktu saya menjadi -mahasiswa baru- dulu, saya jadi ingat traktiran ketika pertama kali ia mendapat pekerjaan di sebuah bank swasta. Meskipun masakan Jepang di restoran itu rasanya kurang enak, tapi kita bisa ngobrol n ketawa-ketiwi sampe hampir lupa waktu bro! hahaha.. Dalam satu minggu menerima kabar dari dua orang senior yang pernah dekat di masa lalu saya, what a big surprise!

Di setiap kehampaan dan perasaan sedih, pasti akan selalu ada setitik keceriaan dan kegembiraan.
Thanks God for every little thing that can make me happy n cheers!

13 November, 2005

miss u home...

suatu ketika pada akhirnya
aku akan menemukan rumah yang sesungguhnya
tempat dimana bukan sekedar untuk melepas lelah dan dahaga
setelah menjalani rutinitas yang selalu membuat diri terjaga
bahkan meminggirkan rasa

suatu masa yang terus dilewati
ada yang singgah lalu berlalu
menawarkan senyum yang terkadang membuatku malu
bahkan memberikan lagu layaknya candu
yang sebenarnya membuatku enggan untuk mengadu

semuanya seperti pemandangan
yang terlewati ketika kita menaiki kereta
sambil menatap keluar dengan penuh kekaguman
pada saat itu aku belum ingin terhenti
untuk turun menghampiri

namun...
suatu ketika,
aku yakin akan menemukan rumah
dimana aku berteriak lantang
kepada masinis yang terus melajukan kereta
"stop!!! aku ingin turun disini"
lalu aku turun menghampiri
sebuah rumah yang selama ini kucari
meski sedikit terlewati

kuharap itu engkau...

I hate crying

-..kebutuhan yang amat besar dari kita semua untuk diterima, namun kalian harus percaya betapa unik atau berbedanya kalian, bahkan jika itu janggal atau tidak popular..-
(salah satu dialog yang paling saya suka di film -dead poet society-)

Satu hal yang paling tak kusuka dari diriku adalah mudah menangis.
Dan hari ini aku melakukannya lagi!
Amarah bukanlah caraku untuk melepas beban yang sepertinya kuemban
Hanya ada dua cara yang patut untuk kulakukan : merenung dan bangkit!!!
Come on..cheers up gal! u go gal!
Mereka bukan siapa-siapa
Dia bukan siapa-siapa
Kau adalah dirimu
Seorang perempuan yang mencoba untuk berjuang dalam hidup yang garang dan semakin meradang dengan mengandalkan logika dan cinta.
Mungkin..
Aku sendiri bukanlah siapa-siapa.
Entah..

Carpe diem! Seize the day! Raihlah kesempatan!
-aku ingin hidup penuh makna dan menghisap semua sumsum kehidupan
Untuk mengusir semua yang tidak hidup,
jika tidak, jika mati aku tahu bahwa aku tak pernah
hidup-

(adapted from : buku -dead poet society-)

PS : Untuk Ali Sastro my funny friend, thanks bangettt dah minjemin bukunya
(huehehe..gw ambil dari kamar lo diem-diem, siapa suruh dah dapet tuh buku gak ngasih tau gw) pengen nonton film-nya lagi.. btw para bloggers ada yang punya VCD or DVD nya gak? Pinjem dunk..

aarrrgghhh...

kenapa akhir-akhir ini saya cepat sekali emosian? baru satu minggu setelah lebaran, tapi rentan sekali untuk cepat jengkel dan muak sama beberapa orang. padahal seharusnya saya bisa lebih menahan emosi, karena satu bulan sebelumnya latihan untuk menahan sifat-sifat buruk saya dengan puasa dan banyak mengintrospeksi juga berjanji untuk tak mengulanginya lagi. saya juga jadi semakin sensitif, malas untuk bertemu banyak orang makanya selalu menghindar dari keramaian dan orang-orang yang terkadang SKSD (sok kenal sok dekat).

hari ini saya ke kampus (finally!) untuk memenuhi permintaan seorang teman yang meminta tolong diuruskan berkasnya di akademik, tapi pihak akademik meminta saya untuk datang hari Senin, karena orang yang seharusnya melayani pengurusan berkas itu tidak datang (bilang kek dari awal! pake bilang harus bawa surat kuasa segala!). kesal juga sih! tapi sekali lagi, saya harus SABARR..

setelah itu, saya bertemu seorang sobat karib. saya bertanya tentang janjinya yang katanya akan membantu saya memindahkan komputer yang saya titipkan waktu pulang kampung. dengan entengnya dia bilang tidak bisa hari ini. sial!!! sudah hampir satu minggu saya membiarkan diri tak menagih janjinya juga tak mengutak-atik komputer, nyelesain tugas yang menumpuk dan menulis, otak ini kayak sudah mo meluber mengeluarkan semua unek-unek. tapi hingga hari ini saya belum bisa mengambil tuh kompi. ya ALLAH..saya musti sabar lagi?!?

sebelumnya juga saya bertemu seseorang, tapi tak tahu kenapa saya lagi sangat muak melihat mukanya. entah! kalaupun saya meminta tolong padanya, saya sudah bisa menebak jawabannya kemungkinan besar tidak bisa. duh!!! pengen deh rasanya marah-marah di depan mukanya? kenapa yah ada manusia yang menjengkelkan seperti tuh orang?
dasar!! chubby jeleeek..
sekali lagi saya harus mengerti dan belajar sabarr..

wah..wah..sepertinya Ramadhan kemarin sia-sia saja kalau saya masih seperti ini. tak ada perubahan, apa saya termasuk orang yang merugi? entahlah..atau ini sekedar siklus emosi dan kebetulan sudah lama saya tidak marah atauu..devil kan baru lepas dari neraka,truzz ngegodain dah (ahh..kok jadi mistis gini seh!)

tau ahh!!!

12 November, 2005

surprised!!!

meski sudah 2 hari emosi saya labil, tapi masih banyak juga hal yang tak disangka-sangka. selama di suatu kampung yang sangat terpencil saya tak banyak melakukan sesuatu. makan, tidur, jalan-jalan pagi (asik juga melihat pemandangan desa), membaca buku (karena cuma bawa dua,jadi kalo sudah habis dibaca ya...dibaca lagi),juga membantu kakak perempuan saya memasak (alhasil! dua luka saya hasilkan di kedua tangan saya).

akhirnya saya kembali ke habitat asal, Makassar...i'm comiiing! hehehe... baru tiba sore hari dari perjalanan yang melelahkan, naik mobil sekitar 5 jam. untuk tak ada yang merokok, kalo ada bisa-bisa sepanjang jalan saya akan terus menggerutu. uuhhh...saya benci asap rokok!

tiba di Makassar, saya langsung menginap di rumah tante, coz kost-an saya masih sepi. abiz itu, saya langsung take a rest 4 a while. malamnya, skitar jam tujuh saya menerima sms dari seseorang, katanya mau menelpon nanti malam jam 11 (paket hemat katanya..hehe..).

pukul 23.15 WITA
hape saya bunyi, saya tidak tahu identitasnya. trus saya angkat : "haloo...assalamualaikum"
the misterious one : "wa alaikumsalam, sultra..." suara seorang laki-laki yang lembut sekali
me : "ini siapa ya..?" sambil menebak-nebak suaranya yang sepertinya tak asing lagi di telinga saya.
the misterious one : "ini saya de..,masih ingat?pratur valiandry angkatan '98, tadi kan saya sudah janji mau nelpon" sambil berusaha meyakinkan.
me : "oohh...iya, iya. ternyata kita toh!" sempat shock n bertanya-tanya dia tahu darimana.( kita kalo dalam bahasa makassar itu sama dengan "kamu").
k'pratur : "lagi ngapain de...?belum tidur kan?" pertanyaannya seperti menyelidik,hehehe...
me : "lagi kumpul ma keluarga n lagi bercanda ma mereka, tuh denger aja rame kan?" sambil diiringi teriakan sepupu-sepupu n keponakan-keponakan, tak lupa juga nenek saya yang belum tidur karena selalu saya jahili (hihihi...)
k' pratur : "asik dong rame-rame?kok ganti nomor nggak bilang-bilang?lama sekali saya coba hubungi, tapi nomormu sudah nda aktif, ternyata sudah diganti." sekali lagi kayak agen CIA

selanjutnya, saya tak bisa melanjutkan dialog dengan abang saya itu, terlalu panjang dialog yang hampir 3 jam itu jika dituliskan. intinya, saya dan sepupu saya (ganti-gantian) ngobrol dengannya tentang banyak hal, salah satunya tentang kesibukan masing-masing. wah...lama sekali saya tidak bertemu dia, dulu dia sering curhat ke saya tentang banyak hal. katanya saya masih seperti dulu, tetap cerewet. makanya waktu dia menelpon malam itu, dia menyuruh saya untuk terus cerita. kangen katanya, makanya ngobrolnya di rapel (hehehe....ada-ada saja!).

untuk k pratur klo baca tulisanku yang ini jangan ketawa-ketiwi sendirian ya...(mo bilang dah buka blog ku aja, pake ngirim puisi segala) hehehe... sori blom sempat sms balik, maklum mahasiswa yg lagi kehabisan pulsa. wuuiihhh...perjuangan kaka akhirnya membuahkan hasil ya...menelusuri orang-orang yang bisa ditanya my phone number. congrats bro!!! hehehe...kayak apa aja.

oh iya...k, bisa tidak untuk tidak bertanya "kapan selesai kuliah?". i think, that's question always follow every breath i take when i make chat with some people. membosankan sekaleee...

11 November, 2005

maapkan saya ya... /(^_^)\

Image hosted by Photobucket.com
untuk all bloggers yang terkadang menyempatkan mampir
"Selamat IDUL FITRI 1 SYAWAL 1426 H"
"taqabbalallahu minna wa minkum. taqabbalallahu ya...karim"
umpama salah-salah kata dan sikap, saya memohon maap yang sebesar-besarnya

15 October, 2005

akhir kemarau panjang

Peluh menetes, cemas seperti es
Engkau muncul dengan garang
Begitu kencang, begitu lantang
Jatuhnya tetap menyiratkan lengang

Biru, hijau dan cokelat semakin lengkap
Lalu aku terbaring menatap
Di sudut jendela akupun berucap
“dia datang lagi”

(makassar,15102005.sewaktu makassar hujan lagi)

diam yang tersisa

Di satu sudut ruang, terasa begitu lengang
Bayangmu datang, namun tak memberi tenang

Tak berucap inginku
Tapi itu munculkan kecemasan
Sebait rindu melagu
Di sajak ini aku tuangkan

Hanya diam yang tersisa
Karena ku kehabisan kata-kata

(mksr,15.00WITA.hujan mengingatkanku akan dirimu)

14 October, 2005

pada senyummu

Senja merona di matamu,
Biaskan asaku yang luruh
Bersimpuh di pelukan,
Binar…kilau…

Lalu menyusup melalui celah-celah sempit
Menggetarkan sel-sel syaraf
Tertata riang di satu ruang
Menjadi bayang-bayang

Satu per satu kupungut
Kepingan kepingan huruf tertaut
Lalu tersusun sebuah nama
Membentuk dirimu dengan sempurna

Lengkung senyum dan alis itu
Ekspresi wajah yang lucu
Meski dingin seperti salju
Sungguh aku menyukaimu
/(^_^)\

Malam ke sepuluh Ramadhan

Aku minta maaf untuk datangnya malam
Ketika lupa untuk rutin menyebut nama-Mu
Mungkin rutinitas tlah membuatku tenggelam
Bahkan untuk sekedar bermunajat di sepertiga malam-Mu
Atau karena kemarin yang begitu kelam
Membuatku enggan mengangkat kedua tangan untuk-Mu
Juga untuk hati yang selalu lalai mengingat-Mu
Sekali lagi aku minta maaf Kekasih-ku

06 October, 2005

Aku bosan dengan rutinitas!!!

titik

jika sekiranya

Jika sekiranya rasa ini rapuh
Bagaimana membuatnya agar tetap kukuh
Jika sekiranya hati ini jenuh
Bagaimana meyakinkannya bahwa kau tetap kekasihku
Jika sekiranya kau tetap seperti itu
Bagaimana menepis keraguan akan dirimu

(perasaan yg sekedar datang tiba-tiba)

05 October, 2005

renungan pejalan

Malam ini aku enggan menepi
Hanya ingin merasa riang meski ditemani sunyi
Lampu kendaraan dan jalan berpendar layaknya pelangi
Aku berjalan disini, di tepi jalan ini
Mungkin enggan bermimpi lagi
Karena engkau seperti ilusi
Kumiliki namun seakan tak mencintai
Aku bertanya pada hati
Mengapa aku harus merasa begitu kehilangan
Pada kemarin yang telah menanggalkan kenangan
Senyap dan lenyap

(sepulang melewati jalan Pettarani)

04 October, 2005

Faith

Mom...see me
Standing here alone
And no one can holdin’ on
I’m like bird
Saw many things surrounding me, but..
Feel so empty in a large place
Feels like stone without doing anything
And now...
There somethin’ come arround me
Bring new life and love
From an ordinary thing being special thing
“God, thanks for giving me valuable things in my life”
I just wanna hold on
Or want more better on my own
Cos...
I feel so near with the real hope, happiness and sadness
As i being YOUR creature

(written when i'm started using my first veil)

23 September, 2005

jagalah kebersihan!!!

Tiga kali seminggu di pondokan gw juga ngejalanin aktivitas domestic dan berdasarkan kesepakatan hari senin ‘n sabtu giliran tugas gw untuk ngebersihin blok : nyapu, ngepel, nyupir(nyuci piring sendiri sih…), ngebersihin dapur ‘n kamar mandi, buang sampah. Semuanya mesti dikerjain pagi-pagi sekali sebelum berangkat beraktivitas. Hiks…hiks…udah hampir 1 bulan semuanya dikerjain sendiri. Abiz, temen-temen blok yang barengan bertugas harian pada pulang kampung. Salah-salah kalo gak dibersihin larinya penyakit juga bakalan ke gw sendiri lagipula gak betah ngelihat yang kotor-kotor. Sekedar saran, klo mo ngelihat rumah yang sanitasinya bagus lihat kamar mandi ‘n WC nya deh bersih gak. Pokoknya gw bakalan ilfil (ilang feeling) klo ngelihat tempat tinggal yang kamar mandi-nya jorok.

Ngomong-ngomong tentang kebersihan, kok gw ngelihat ada kecenderungan ngejaga kebersihan bagi beberapa orang Cuma sekadar menjaga kebersihan diri sendiri, tampil cantik, gagah, keren, rapih, pokoknya diri yang enak dipandang. Gw paling sebel ngelihat orang yang seenaknya buang sampah sembarangan, entah itu cowok or cewek. Di kampus, di jalan, di pete-pete gw sering nemuin orang-orang yang begini nih, yang suka buang sampah sembarangan. Waktu di kampus gw pernah nyindir salah seorang senior ketika dia membuang sampah kulit kacang ‘n gelas aqua di pelataran fakultas, dengan jawaban yang terkesan apologi ‘n justifikasi yang sebenarnya gak perlu, dia bilang “nanti dibersihkan ji…”. Dia mungkin tahu perbuatan itu gak bener, tapi dia terkesan lebih tahu lagi klo “mace-mace” di kampus sorenya bakal ngebersihin. Banyak kejadian seperti ini yang terkesan “saling mengharapkan” ada yang mengotori, berharap ada juga yang membersihkan. Heran deh ngelihat orang-orang yang kesadarannya tentang ngejaga kebersihan lingkungan kurang banget. Padahal klo dipikir penyakit bakalan rentan muncul klo kondisi lingkungan sekeliling kotor ‘n jorok (tanpa bermaksud mengesampingkan imunitas tubuh). Tiap hari Sabtu, kampus gw selalu ngadain kerja bakti terutama para pegawainya. Yang diperlukan disini bukan Cuma gerakan untuk membersihkan, tapi juga gerakan untuk sadar menjaga kebersihan. Tong sampah juga gak ada fungsinya klo manusia-manusianya masih blom sadar arti kebersihan itu sendiri. So, klo gak bisa or males membersihkan, jangan mengotori dong! Sudah saatnya “bersih itu indah” or “kebersihan itu sebagian dari iman” jangan Cuma dijadikan slogan.

Duh ini tulisan bukan Cuma peringatan 'n kampanye buat ente-ente sekalian, tapi juga buat diri sendiri.

my little fam :)

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com
Duuhh…lucunya!!! Ini foto-foto keponakan gw yang baru aja gw comot dari my sis. ini keponakan gw dari my second sis, sebenarnya she have 3 childs but anak pertamanya Cuma berumur satu hari after that he rest in peace, lagian lahirnya juga premature. Yang cewek namanya Insyirah Dini Islami Taufik Putri (panjang banget yagh!), but biasa dipanggil Sofie Cuma gara-gara doyan banget sayur sop (ada-ada aja my sis), dia juga lahir premature, mukanya mirip ma bokapnya. Keponakan gw yang satu ini talkative ‘n suka nyanyi, kayak nyokap ‘n tante-tantenya kali (hehehe…), juga cukup aktif alias gak bisa diem. Sofie suka banget nonton Dora the Explorer ‘n Spongebob. Dia juga bakalan berhenti cerewet kalo nonton iklan ‘n ngefans banget ma Delon (believe it or not?! Anak umur dua tahun gitu loh…). Sampe-sampe waktu gw terakhir balik ke Jakarta kata-kata yang slalu gw inget dari dia tuh “berhasil! berhasil!” juga “ransel…ransel…” dengan gaya petualangnya Dora. Uuhhh…gemezzz!
Nah…yang satu lagi, ini nih yang cowok namanya Muhammad Ibni Abdillah Syaikhan (lagi lagi namanya panjang banget) he’s my little nephew. Umurnya baru 7 bulan, gw ke Jakarta waktu my sis ngelahirin dia. Sehan lahirnya juga premature, tapi waktu lahir cukup panjang ‘n berat (kya bayi normal gitu) gak kya Sofie. Gw baru ngelihat ternyata dia udah selucu ini dengan pipi tembemnya, miriip banget ma my sis (uuhh…gemess banget deh!). gw gak terlalu tau banyak tingkahnya, cos gw Cuma ngelihat dia ampe umur 10 hari.
Kakak gw 3 kali melahirkan dengan proses operasi Caesar, cos kondisi kandungannya gak memungkinkan, gw gak tau istilah kedokterannya apa, yang jelas posisi bayi di perutnya horizontal. Kata dokter kakak gw masih bisa ngelahirin satu kali lagi, after that STOP! (iya lah…bagian perut mana lagi yang musti di bedah?).
Uuuhhhh…kangen! Kangen! Pokoknya H-7 Lebaran gw musti balik ke Jakarta kangen-kangenan ma mereka ‘n my family.
Image hosted by Photobucket.com

Gw musti ngumpulin duta (alias duit) biar bisa kesana, ngumpul ma mereka. Wait for me my luvly family….

22 September, 2005

got lil sick

Almost 3 days (terhitung ampe hari ini) gw musti banyak istirahat di kamar, pasalnya kondisi body gak memungkinkan banyak ngejalanin aktivitas di luar. Rencananya klo nih body gak memungkinkan fit ampe besok, gw musti check up ke dokter. Sumpah deh ini pertama kalinya semenjak gw tinggal di Makassar (kurang lebih 4 tahunan), baru kali ini punya rencana pergi check up myself to a doctor. Abiz…biasanya pertahanan tubuh gw jebol klo lagi banyak pikiran ‘n aktivitas, itu pun Cuma terserang penyakit-penyakit ringan kya flu ‘n diare (yang ini paling sensitive). I think this month gw gak terlalu banyak melakukan kegiatan ‘n ngerasa pola makan gw teratur cos berat badan dah mulai naik. Penyakit insomnia gw gak sering muncul kya dulu lagi, paling seminggu satu malam kena insomnia selebihnya ba’da Isya langsung ke Pulau Dacron (huehehe…). Mengamati dari jauh perkembangan penyakit flu burung (Avian Influenza) alias nonton berita ‘n baca-baca di koran apa yang gw alami sekarang ada sedikit persamaan gejala-gejala AI.
Gejalanya sbb :
1. demam diatas 38 derajat Celcius,
2. batuk-batuk ‘n nyeri tenggorokan
3. nyeri otot
4. sesak napas
5. Pneumonia
6. infeksi mata
7. pusing
8. mual ‘n nyeri perut
9. muntah
10. diare
11. keluar lendir dari hidung
12. tidak ada nafsu makan
Eits…tunggu dulu, dari 12 gejala diatas ada 6 gejala yang gw alami no.2,7,8,9,10 ‘n 11. yang terakhir mustahil banget, cos nafsu makan gw akhir2 ini meningkat drastic.
Bener juga sih apa yang dibilang orang-orang, sakit itu mahal. I mean, gak mahal diukur dari segi materi (soalnya gw orang yang paling males minum obat ‘n check up), but mahal secara psikologis ‘n sosial. Beberapa hari ini lebih banyak berdiam diri di kamar berkutat ma pekerjaan domestic, computer, buku, koran, cemilan ‘n susu (yang terakhir ini gw doyan banget) bikin gw musti meng-cancel all my daily activities. Alhasil gak bisa pergi ke tempat kerja (kyanya gw mo berhenti aja ma aktivitas membosankan ini, mungkin untuk sementara sampe akhirnya gw lulus kuliah), mampir ke kampus, ngajar jadi gak konsen, gak bisa memenuhi beberapa undangan kegiatan diskusi, gak bisa ikut rapat Tanda Baca (maapin sultra yah bang Muhary).
Lekas sembuh ya…. Ciayoo!

Song for u my luvly biggy

dearly beloved, are you listening?
I can't remember a word that you were saying
are we demented?
Or am i disturbed?
The space that's in between insane and insecure
oh therapy, can you please fill the void?
Am i retarded?
Or am i just overjoyed?
Nobody's perfect and i stand accused
for lack of a better word and that's my best excuse

(taken from : dearly beloved, Greenday)

My dear…for now I like listening this song ‘n all the songs in a new album of Coldplay. I don’t know when I’ll see you looks chubby again, seems so cute ‘n funny. Have a great day ‘n fight for fighting on Tuesday. Two thumbs up, smiles ‘n pray for u

13 September, 2005

manusia yang mencari

Orang-orang mencari ilmu
Orang-orang mencari kerja
Orang-orang mencari uang
Orang-orang mencari makan
Orang-orang mencari-cari
Cari-mencari
Dunia dipenuhi cari-mencari
Mencari yang ada
Padahal inti mencari
Adalah yang tiada
Tapi ada
Mengapa kau-aku mencari?

(adapted from : sketsa malam,AR. Loebis)

Aku kadang berpikir tidakkah manusia menyadari bahwa hidup yang dilalui tiap harinya haruslah bermakna. Atau, mungkin aku saja yang terlihat sok memaknai hidup dan bertanya tentang banyak hal. Seperti mencari-cari sesuatu yang sulit, bukan sekedar karena takut akan kebosanan, enggan monoton, dan takut akan kemapanan. Rutinitas terkadang membuat hidup mati rasa. Kreativitas , insting, dan sensitivitas sebagai manusia seperti mengalami erosi dan distorsi. Ingin rasanya benar-benar menjadi manusia utuh, manusia yang bermakna, meskipun sulit. Dan aku merasa menemukannya ketika ditengah orang-orang dengan segala permasalahan hidupnya, pulang berkontemplasi di kamar dan tak lupa memanjatkan doa untuk hari ini yang telah mengajarkan banyak hal. Tidakkah ini juga monoton? Entahlah…

(monday, sept 12nd '05)

Ayat-ayat cinta untuk kekasih-Mu

Ya ALLAH,
Jika aku jatuh cinta,
Cintakan aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu
Agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu

Ya Muhaimin,
Jika aku jatuh cinta,
Jagalah cintaku padanya
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya ALLAH,
Jika aku jatuh hati,
Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
Yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tidak jatuh dalam jurang cinta semu

Ya Rabbana,
Jika aku jatuh hati,
Jagalah hatiku padanya
Agar tidak berpaling dari hati-Mu

Ya Rabbul Izzati,
Jika aku rindu,
Rindukan aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu

Ya ALLAH,
Jika aku rindu,
Jagalah rinduku padanya
Agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu

Ya ALLAH,
Jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
Janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan
Indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu

Ya ALLAH,
Jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
Jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh
Dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu

Ya ALLAH,
Jika Engkau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
Jangan biarkan aku melampaui batas
Sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya pada-Mu

Ya ALLAH,
Jika dia memang seseorang yang Engkau berikan untuk melengkapi agama dan hidup hamba,
Mohon singkapkan tabir penghalang agar jalan menuju-Mu dimudahkan,
Satukan kami dalam ikatan Ar Rahman dan Ar Rahim-Mu,
Jauhkan kami dari kebimbangan dan mantapkanlah hati-hati ini untuk menggapai anugerah-Mu.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu

Ya ALLAH,
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
Telah berjumpa untuk taat pada-Mu,
Telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,
Telah berjanji setia dalam membela syari’at-Mu,
Kuatkanlah Ya ALLAH ikatannya, kuatkanlah cintanya, tunjukilah jalannya,
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan-Mu
Dan keindahan bertawakkal di jalan-Mu,
Hidupkanlah dalam ma’rifah-Mu,
Dan matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu

Amin…

(untuk seseorang yang tlah mengisi hati ini, uhibbukafillah…
Jazaakallah khairan katsira..atas segala yang tlah kau berikan /(^_^)\)

12 September, 2005

u can count on me

Beberapa waktu lalu ketika melintas di fakultas aku bertemu seorang adik, seperti biasanya kita bersalaman sambil cipika cipiki (cium pipi kanan,cium pipi kiri). Sudah lama sekali aku tak bertemu dan ngobrol dengannya, dengan nada ingin tahu dia terus bertanya tentang kabar, kesehatan, dan kesibukanku. Kupikir itu semua wajar jika dua orang lama tak bertemu pasti akan melepas rindu dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Beberapa menit kemudian matanya berkaca-kaca, aku pun bertanya kenapa dia seperti terlihat sedih sekali, dan dengan penuh percaya diri aku bilang bahwa dia rindu sekali denganku. Dia mengiyakan, tapi lama kelamaan air mata di pelupuk matanya penuh dan siap-siap untuk jatuh seperti hujan yang baru muncul ketika kemarau melanda.
Aku peluk dia, dan mengelus punggungnya. Dia memelukku erat sekali dan air matanya bertambah deras. Aku membiarkan dia beberapa lama menangis di pelukanku, setelah tangisnya begitu reda aku mulai bertanya dan memintanya untuk bercerita. Ah…ternyata dia sedang mengalami hari-hari terberat dalam hidupnya, beragam masalah harus ia pendam sendirian, dia takut jika harus menceritakannya kepada orang lain. Ketakutan-ketakutan dalam dirinya merupakan suatu hal yang memang biasanya muncul pada manusia, dia mengalami ketakutan yang aku sendiri pernah mengalaminya. Katanya dia capek dengan segala masalah dan cobaan yang menimpanya, tak pernah berhenti dan datang silih berganti . Mungkin tekanan psikologis kami lahir dari latar belakang yang sama. Hanya saja aku merasa patut lebih beruntung masih memiliki teman berbagi dan diskusi untuk memaknai bahwa hidup tak sekejam itu. Aku selalu meyakini bahwa selalu ada orang-orang yang dikirimkan Tuhan untuk bisa menenangkan dan meneguhkan hati ini ketika problematika hidup muncul. Tapi, tidak untuk dia yang harus menyimpannya sendiri, sampai sampai dia ingin mengakhiri hidup dengan mengiriskan nadinya. Allah…aku ingin menjadi saudara, kakak, dan teman tempatnya berbagi. Dan hari itu, dia mempercayakan aku sebagai teman berbaginya setelah aku meyakinkannya. Aku bilang padanya masih ada orang-orang yang yang membutuhkan dirinya, masih banyak orang yang menyayanginya, masih ada orang yang peduli akan dirinya, dan masih ada orang yang dapat memahaminya.
Dan aku adalah salah satu orang itu adikku…u can count on me sis :)
(hiks..hiks…aku jadi ingat adikku yang di Jakarta)

Setelah itu aku memintanya untuk tersenyum, dengan wajahnya yang putih pipinya jadi terlihat merah. Akhirnya kitapun berpisah, kembali menjalani aktivitas masing-masing. Aku punya doa untuknya : “ Ya ALLAH kuatkanlah hatinya dan berikanlah dia kesabaran dalam menghadapi dan menikmati cobaan-Mu”

Bersemangat!!!

24 August, 2005

not for the last time

Beberapa bulan yang lalu saya mulai mengajar lagi anak-anak usia 6-8 tahun di salah satu SD Islam di sebuah komplek perumahan. Ini bukan pertama kalinya saya mengajar anak-anak, tapi apa yang saya ajarkan waktu itu tidak seperti biasanya, bukan lagi bahasa inggris ataupun berhitung. Waktu itu saya mengajar kelas drama, menjadi asisten abang saya yang juga guru menulis saya di University of Writing. Entah kenapa tiba-tiba dia menghubungi saya dan mengajak untuk membantunya mengajar drama, ini persiapan mereka pentas di acara sekolah. Duh…ini pengalaman pertama saya mengajar anak-anak golongan menengah ke atas, saya lebih terbiasa mengajar anak-anak jalanan atau anak-anak kaum proletar. Alhasil apa yang mereka bicarakan agak beda, meskipun gaya bicara dan tingkah lakunya layaknya anak-anak. Mereka banyak bercerita tentang pengalamannya bersama orang tua dan keluarga, tempat-tempat yang biasa mereka kunjungi saat weekend ataupun libur tiba, prestasi yang mereka raih, apa-apa yang mereka miliki, kegiatan yang mereka ikuti, cita-cita dan keinginan-keinginan yang belum tercapai, cerita-cerita mistis (seperti yang di sinetron-sinetron), dan hal-hal lainnya.
Rayuan dan ajakan untuk mengajak mereka serius berlatih pun harus menggunakan cara yang beda, kalau mereka sudah malas-malasan dan tak mau berhenti bermain salah satu senjata ampuh saya langsung menawarkan akan memberikan sesuatu untuk lima orang yang bagus latihannya. Cara ini memang sesekali saya lakukan ketika mengajar dulu, biasanya sebulan satu kali, terlalu tak baik juga jika harus sering menggunakan cara ini dalam mendidik anak-anak. Mereka akan bergantung jika ingin melakukan sesuatu jika terus dilakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan yang membawa dampak buruk, kesadaran dan kepekaan mereka dalam melakukan sesuatu akan terus melemah. Yang membuat saya bingung, apa yang sebaiknya saya berikan sebagai pemacu mereka, toh! Orang tua mereka bisa memenuhinya. Alhasil saya memberikan stiker “gemar membaca” disain saya yang masih tersisa, meskipun murah dan sangat sederhana, toh mereka tetap suka. Kegiatan itu Cuma berlangsung 2 minggu, memang waktu yang singkat, tapi sangat berkesan. Mengajar anak-anak membutuhkan banyak kesabaran untuk menyelami dunianya supaya kita tahu apa yang mereka inginkan, meskipun tak semuanya dapat kita penuhi.

Rasanya sekarang saya rindu sekali ingin kembali mengajar anak-anak, entah kapan saya akan kembali lagi mengajar. Tawaran untuk mengajar harus saya tunda dulu, mengingat ada beberapa hal yang harus lebih diprioritaskan.

good news from my bro

Hari ini tepatnya jam 11.19 WITA saya mendapat kabar baik dari seorang kakak. Dari sms-nya saya bisa merasakan betapa bahagia sekali abangku yang satu itu. Dia baru saja dapat kabar bahwa dia lulus beasiswa lanjut studi S-2 nya di luar negeri. Wah…padahal sebelumnya dia sangat khawatir dan menunggu pengumumannya membuat dia tidak tenang (bagaimana mau tenang, sultra sih..kalau ketemu ‘n sms-an pertanyaan pertamanya pasti tentang tuh beasiswa. Ups! maapin ade’mu yang satu ini ya ka…kali-kali aja sempet bikin tertekan :) ), tapi hari ini setidaknya kabar baik darinya membuat saya tersenyum bahagia. Ade’mu yang satu ini ikut senang juga loh ka…hihihi…asyik!makan-makan lagi nih,hehe…(tapi kayaknya musti penghematan yah bang?). Karena kakak meng-sms sultra pas lagi di depan kompi, so sultra bikinin deh nih tulisan. Masih boleh berdoa kan bro?mudah-mudahan pas ngejalanin proses studi di negeri orang, bisa menghadapi berbagai tantangan dengan baik juga tetep istiqamah. Amin….
Have nais day /(^_^)\ eh, kan lagi di Bali niiy, oleh-oleh doooonk! Hehehe….

17 August, 2005

Postcards From Heaven

Image hosted by Photobucket.com
If you never, say goodbye
To the best thing in your life
There are things you don't appreciate
At all
So it's best that you don't try
Holding back the time
Are you ever, gonna be
Quite satisfied

Postcard from heaven
Go to where you belong
Never find the perfect situation
Till you know where your from
If you ever, say goodbye
No regrets, I won't ask why
And I wish you all the best love
In the world
Should you ever, change your mind
Holding back the sunshine
Why you ever, gonna be
Quite satisfied

Postcard from heaven
Go to where you belong
Never find the perfect situation
Till you know where your from
(songs by : lighthouse family)

one of my favourite songs which reminds me bout life

Pertanyaan-pertanyaan tentang hidup

Image hosted by Photobucket.com
Inspirasiku…
Apakah salah jika aku terlalu banyak bertanya tentang hidup?atau, apakah Kau akan melimpahkan dosa untukku dengan pertanyaan-pertanyaan ini? Kenapa terlalu banyak pertanyaan yang hinggap, meskipun pada akhirnya secara perlahan-lahan akan terjawab jua dan pada akhirnya aku mengerti dan memahaminya.

“...sesungguhnya Allah Ta’ala dengan sifatnya menjadikan kebahagiaan dan kesenangan dalam kerelaan dan keyakinan dan menjadikan kesusahan dan keduka citaan dalam keraguan dan kemurkaan”


Inspirasiku…
Mungkin Kau bosan mendengar suara hati ini yang terkadang membutuhkan jawaban, dan perenungan satu hal yang hampir selalu kulakukan untuk menemukannya. Mungkin aku perlu lebih banyak lagi keyakinan untuk menemukan semua jawaban-jawaban itu. Aku sudah merasa cukup banyak membaca dan melewati hidup, tapi mungkin menurutMu itu masih sebagian kecil saja yang pernah, sedang dan akan aku lalui. Tempaan itu bagiMu mungkin belum terlalu cukup untukku. Akan ada perang lain yang harus kuhadapi, yang detik demi detiknya akan selalu meningkat frekuensi dan kualitasnya, dan pada akhirnya mencapai titik klimaks lalu berujung pada kedamaian.

“ Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya kesulitan, dan menimpanya kesukaran serta dari takdir yang buruk dan cemoohan musuh.”

Inspirasiku…
Aku seseorang yang mudah untuk bahagia, tapi menurutku aku lebih mudah lagi nelangsa. Satu teori psikologi yang pernah kubaca, orang sepertiku katanya orang yang benar-benar mengerti akan cinta. Tapi benarkah? Entahlah…toh suatu teori selalu dibangun melalui realitas dan pastinya akan terus berubah.

“ Ya Allah, aku yakin sesungguhnya pada setiap kesulitan akan ada kemudahan”


Inspirasiku…
Aku tak tahu persis selama ini apa yang selalu membuatku kuat dan tetap bertahan. Mungkin keyakinanku akan diriMu begitu kuat sehingga Kau takut melepaskan genggamanMu yang nantinya akan membuatku jatuh, hancur lebur. Kau takut mengecewakanku, seperti apa yang telah dirasakan beberapa orang terdekatku. Mereka memiliki ketakutan yang sama denganku, takut tak dapat dijadikan sandaran terbaik dan kurang bisa diandalkan. Tapi haruskah manusia ingin selalu merasa sesempurna itu?

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, dari doa yang tidak didengar, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung kepada-Mu dari empat hal itu.”


Inspirasiku…
Kata beberapa orang terdekatku aku sangat konservatif, cenderung mencemaskan sesuatu yang bahkan orang lainpun tak pernah berniat untuk melakukan hal yang kupikirkan. Apa iya? Menurutku tak ada masalah yang tak dapat terpecahkan. Masalah paling terberat yang biasanya harus diatasi manusia adalah ketakutan-ketakutan yang ada pada dirinya. Ini yang sedang berusaha aku lakukan, mengalahkan segala ketakutan bahwa aku takkan bisa membahagiakan orang yang kusayangi, sehingga selalu muncul keinginan untuk menjauh darinya.

“Ya Allah, karuniakanlah kepadaku anugerah cinta kepada-Mu dan cinta kepada orang yang cintanya mendatangkan manfaat bagiku di sisi-Mu. Ya Allah, segala yang aku cintai yang telah Engkau karuniakan kepadaku, jadikanlah itu sebagai kekuatanku untuk melakukan hal-hal yang Engkau sukai. Ya Allah, segala yang aku cintai yang telah Engkau jauhkan dari diriku, maka jadikanlah ia sebagai kekosongan bagiku dalam hal-hal yang Engkau sukai.”

Inspirasiku…
Bulan lalu aku sering bermimpi tentang kematian. Entah kenapa. Meskipun hampir tiap bulan aku biasa bermimpi tentang kematian. Mungkinkah ini pertanda aku akan kehilangan sesuatu atau bahkan kehilangan diriku sendiri? Mungkinkah ini sebuah peringatan bagiku? Atau…itu hanya sekedar mimpi yang menghiasi tidur? Sungguh…aku tak pernah takut akan datangnya kematian, tapi apakah bagiMu aku cukup layak untuk cepat Kau panggil? Kematian bagiku hanyalah perpisahan antara raga dan jiwa, dimana jiwa akan dibawa menuju keabadian dan raga kan kembali ke asalnya.

“Ya Allah, perbaikilah agamaku yang merupakan pokok kepentinganku, dan perbaikilah duniaku yang didalamnya kehidupanku, dan perbaikilah akhiratku yang padanya kembaliku. Dan jadikanlah hidup ini untuk tambahnya kebaikan bagiku dan jadikanlah matiku ini sebagai istirahat dari segala keburukan.”

Inspirasiku…
Sungguh, aku benar-benar menikmati hidup yang penuh dengan nikmat dan anugerahMu. Sepi, nelangsa, kematian, perpisahan, kesedihan, kelemahan hanyalah bagian dari hidup yang kujalani. Aku tak pernah merasa tertindas akan itu semua. Sepertinya hidup ini terlalu sempurna untuk aku lalui. Dan aku patut berterimakasih juga bersyukur padaMu.

“jika seorang hamba-Ku bertanya kepadamu tentang diriku maka katakanlah aku dekat, menerima orang yang berdoa”.


Inspirasiku…
Tetaplah menjadi sumber kekuatanku. Walau Engkau tak ada dan tak berwujud, aku sangat meyakini keberadaanMu. KetentuanMu kan sejalan dengan kerelaanku.

(16 Agustus 2005, 03.00 WITA)

16 August, 2005

rapuh...jatuh...dan terhempas...

apakah ini hanya kegalauan yang sekadar muncul tiba-tiba?
atau hanya perasaan gundah dan kelelahan belaka?
entah...
aku benci jika harus kembali menyerah pada keadaan
ini bukan diriku!
atau...
aku memang tlah rapuh...jatuh...dan terhempas!
lalu tak ada yang mengerti.

15 August, 2005

...too much inspirations...

need a long time to refresh myself from lots of activities.
feel so bored? not yet! feel so empty? yup!sometimes, but too many people refill my heart ( i really really luv them all :D).
feel so stuck?seems too, cos i can't wrote my journal as usually. actually too much inspirations in my mind, but work 'n busy make me feel so tired. almost one month i don't wrote anything, even a poem!!!

wuuuaaaahhh....i've reading almost 5 books(200-400 pages/book) for a half month, huahaha...(this is a new record 4 me)
i just read an interest book, "CUCU WISNUSARMAN". what a great book! ( cukup menyentil diri sndiri deh).

ding! dong!
today i have a message from someone. nice message :)long message but make my day shiny :D
eh ini message-nya : "then sun don't need light to brighten up the day nor the moon and stars who need the sun its self gives the light, open up ur heart n see u r the sun its self".

bubyee...
hehehe...maaf yagh pmirsa klo bhs inggrisnya kacau bgt, lg latian niiiy..
mau ngasih masuk new posting sih, tapi masih tersusun di otak, blom di tuang ke kompi.hehe...
doakan saya ya... /(^_^)\